/
Sabtu, 27 Agustus 2022 | 12:12 WIB
Fajar Alfian/M. Rian Ardianto (kiri) dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (kanan), ganda putra Indonesia ([PBSI/Twitter @INABadminton])

Poptren.suara.com - Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (The Daddies) mengaku tidak menyangka bisa lolos ke final Kejuaraan Dunia 2022.

Di semifinal, The Daddies secara luar biasa mampu keluar dari tekanan untuk mengalahkan kompatriot sekaligus juniornya di pelatnas PBSI, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (FajRi), Sabtu, 27 Agustus 2022.

Dalam pertandingan di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang, Hendra/Ahsan sempat berada dalam tekanan hebat saat Fajar/Rian unggul 4-0 dan mengunci interval 11-7.

Berbekal pengalaman dan ketenangan yang tinggi, The Daddies perlahan bangkit untuk menang 23-21 di gim pertama. Meski kehilangan gim kedua 12-21, The Daddies akhirnya mengunci tiket final usai menang 21-16 di gim penentuan.

"Di gim pertama saya rasa kami tertinggal cukup jauh tapi kami berusaha untuk tidak menyerah dan berusaha mengubah strategi," kata Mohammad Ahsan dalam rilis PBSI, Sabtu, 27 Agustus 2022.

"Kemarin saya bilang bisa masuk semifinal saja sudah tidak menyangka, ini bisa masuk final rasanya makin tidak menyangka," tambahnya. Di sisi lain, Hendra menjelaskan kunci kebangkitan mereka di laga ini. Dia menyebut adaptasi strategi sangat berpengaruh dalam keberhasilan mereka menjinakkan permainan sengit FajRi.

"Tadi kami coba pegang depannya, main net terlebih dahulu karena kalau main panjang, drive-drive, kalah cepat dan kalah tenaga juga," kata Hendra.

"Besok siapapun lawannya harus siap diri sendiri dulu dan tetap fokus," tambahnya.

Kemenangan ini membuat The Daddies berhasil lolos ke partai final Kejuaraan Dunia 2022 sekaligus jadi harapan satu-satunya bagi Indonesia untuk bisa membawa pulang gelar juara dari event besar ini.

Baca Juga: Respons Greysia Polii usai Jonatan Christie Kena Tikung Chou Tien Chen di Kejuaraan Dunia 2022

Hasil ini juga merupakan ulangan semifinal Kejuaraan Dunia 2019 di mana The Daddies juga lolos ke final setelah mengalahkan FajRi.

Pada edisi 2019, The Daddies tampil superior. Keluar sebagai juara setelah mengalahkan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi di partai final.

Kemenangan ini juga membuat The Daddies berhasil membalas kekalahan dari FajRi di final Malaysia Masters 2022 pada 10 Juni lalu. The Daddies untuk sementara unggul head-to-head dari juniornya itu dengan tiga kemenangan dari lima pertemuan terakhir.

Di partai final, Hendra/Ahsan masih menunggu calon lawan antara wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik dan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty yang akan saling bertarung di semifinal.

Sumber : Suara.com

Load More