/
Kamis, 08 September 2022 | 11:00 WIB
Ilustrasi Kaki Bau (https://www.istockphoto.com/photos/smelly-feet)

Poptren.suara.com - Penampilan yang sempurna menjadi keinginan setiap orang. Dari pakaian yang rapi, bersih serta wangi. Tanpa disadari, penapilan kaki sering luput dari pengamatan kita. Sering terjadi kita dengan penampilan yang sudah 'kece', namun terusik karena tiba-tiba tercium bau tidak sedap dari kaki kita.

Apa penyebab kaki bau? Mengutip hellosehat.com, secara medis masalah bau kaki dikenal dengan sebutan bromodosis. Merupakan sebuah kondisi di mana kaki memproduksi keringat berlebih dan kaki menjadi lembap sehingga muncul aroma tidak sedap, seringkali terjadi saat memakai sepatu.

Seperti halnya telapak tangan, telapak kaki juga memiliki kelenjar keringat yang berfungsi untuk melembapkan kulit dan mengatur suhu tubuh, misalnya ketika cuaca sedang panas atau sedang berolahraga. Ketika keringat terus diproduksi oleh kelenjar keringat pada kaki, berbagai bakteri akan tumbuh untuk memecah senyawa organik pada keringat.

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan kaki berkeringat secara berlebihan. Umumnya, masalah bau kaki muncul karena keringat yang menempel pada kaus kaki atau sepatu tidak dikeringkan maupun diganti selama lebih dari satu hari. Pada beberapa orang masalah bau kaki disebabkan oleh kondisi yang lebih serius.

Beberapa penyebab munculnya bau kaki, diantaranya :

1. Perubahan hormon

Pada sebagian manusia, perubahan hormon bisa menyebabkan produksi keringat bertambah. Terkadang membuat cara menghilangkan bau kaki yang sulit untuk dilakukan bagi beberapa orang karena perubahan hormon adalah hal yang tak bisa dihindari. Perubahan hormon bisa terjadi saat masa puber maupun selama kehamilan. Itulah mengapa para remaja, ibu hamil, dan pasien terapi hormon lebih rentan mengalami masalah bau kaki.

2. Hiperhidrosis

Menurut situs NHS, hiperhidrosis adalah sebuah kondisi medis di mana seseorang memproduksi keringat jauh lebih banyak dari biasanya. Gangguan hiperhidrosis umumnya disebabkan oleh berbagai kelainan neurologis atau metabolisme. Hiperhidrosis juga bisa menyebabkan seseorang mengalami bau badan berlebih.

Baca Juga: Fuso Luncurkan Generasi Baru Truk Listrik eCanter

3. Kutu air

Kutu air, atau yang dikenal juga dengan nama athlete’s foot, disebabkan oleh infeksi jamur. Tak hanya para atlet, kondisi ini bisa menyerang siapa saja.

Kutu air biasanya ditandai dengan rasa gatal dan kulit kaki yang kering dan pecah-pecah. Anda pun jadi rentan mengalami berbagai masalah kaki lainnya, termasuk bau kaki.

4. Stres

Stres akan menyebabkan berbagai respon yang berbeda pada tubuh setiap orang. Ada yang jadi gatal-gatal, sakit perut, berjerawat, atau pusing. Ada beberapa orang yang akan berkeringat secara berlebihan pada telapak tangan dan kaki ketika diserang stres. Ini karena tubuh akan melepaskan hormon stres yaitu kortisol yang akan memicu kelenjar keringat untuk terus memproduksi keringat.

Cara menghilangkan bau kaki tidak sedap

Ada beberapa cara yang bisa dicoba di rumah, seperti :

1. Selalu cuci kaki hingga bersih

Cuci kaki secara menyeluruh dengan bersih setiap hari menggunakan sabun yang mengandung antibakteri dan antijamur. Setelah itu, keringkan, terutama pada sela-sela jari, agar tidak terasa lembap. Juga untuk mencegah tumbuhnya jamur di sela-sela jari.

2. Rendam kaki dalam air hangat

Gunakan air hangat yang dicampur dengan larutan garam selama 15-20 menit. Rendam kaki dalam larutan tersebut setiap hari. Garam bisa membantu mengurangi produksi keringat pada kaki.

Llakukan hal ini sebelum tidur sehingga kaki memiliki kesempatan untuk “bernapas” sebelum kembali mengenakan sepatu atau kaos kaki.

3. Oleskan minyak esensial

Menghilangkan bau kaki juga bisa dilakukan dengan cara menggunakan minyak esensial alias. Oleskan minyak esensial, yang sesuai selera, pada kaki dan pijat lembut selama beberapa menit. Selain memberikan aroma yang segar pada kaki,minyak esensial memiliki kandungan yang bisa membunuh bakteri penyebab bau kaki tidak sedap.

4. Eksfoliasi kaki

Eksfoliasi pada kulit kaki bertujuan agar anggota gerak tubuh ini terbebas dari sel-sel kulit mati serta kotoran yang menumpuk. Gunakan scrub khusus kaki dengan kandungan antibakteri, gosokkan pada kaki sambil memijat ringan. Lakukan cara ini secara rutin setiap kali setelah mandi.

5. Rutin ganti kaus kaki

Jika banyak beraktifitas di luar ruangan, hindari menggunakan kaus kaki atau sepatu yang sama selama dua hari berturut-turut, karena keringat masih menempel dan mengandung berbagai bakteri penyebab masalah bau kaki.

Pastikan selalu memakai kaus kaki dan sepatu dalam keadaan kering dan sebaiknya mengganti kaus kaki setiap hari.

Sebelum menggunakan sepatu dan kaus kaki, bisa semprotkan deodoran atau antiperspirant yang biasa digunakan untuk ketiak pada kaki maupun yang khusus ditujukan untuk kaki.

6. Simpan sepatu dengan baik

Simpanlah sepatu di tempat dengan sirkulasi udara yang baik. Angin-anginkan sepatu secara berkala, terutama setelah memakainya seharian penuh.

Masukkan beberapa bungkus silica gel kecil pada setiap pasang sepatu saat disimpan. Silica gel mengandung silikon dioksida, sehingga mampu menyerap kelembapan di dalam sepatu dan mengusir bau tidak sedap.

Semoga bermanfaat.

Load More