Poptren.suara.com – MC Denmark Open tengah menjadi sorotan publik, lantaran mereka salah menyebutkan nama negara. Ini terjadi bukan hanya sekali tapi dua kali.
Moment salah sebut ini ketika para finalis akan menaiki podium untuk menerima penghargaan.
MC Denmark Open ini menyebutkan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Ardianto dan Marcus Gideon/Kevin Sukamuljo dengan jelas MC menyebutkan bahwa kedua atlet yang berasal dari Indonesia ini adalah perwakilan dari Malaysia.
Moment pertama ini ketika Markus/Kevin menaiki podium, sang MC menyebutkan nama mereka dan mengatakan bahwa mereka adalah perwakilan dari Malaysia.
Pasangan ganda putra Indonesia ini nampak bingung dan terkejut namun mereka masih tetap naik ke podium.
Kedua kalinya, saat memanggil nama Fajar/Rian dari Malaysia. Mendengar hal itu keduanya nampak kesal namun tak bisa berbuat banyak. Merekapun sama dengan Kevin/Marcus, menaiki podium dengan muka bingung.
Sudah dua kali kesalahan yang dilakukan oleh MC Denmark ini membuat para penggemar bulu tangkis tanah air kesal. Bahkan warganet akhirnya mengungkapkan ketidaksukaan mereka di media sosial dengan mengkritik Denmark Open.
Mengetahui mereka salah menyebutkan asal negara, pihak penyelenggara Denmark Open akhirnya meminta maaf.
Akhirnya warganet pun berkomentar
Baca Juga: Hasil Dinamo Zagreb vs AC Milan: Gol Solo Run Rafael Leao Warnai Kemenangan Telak Rossoneri
"Rasanya masih marah melihat momen ini. Bisa-bisanya penyelenggara melakukan kesalahan sangat fatal di turnamen tour dunia dengan level yang tinggi. Kesalahannya nggak cuma satu. Tapi dua sekaligus. Sangat-sangat nggak profesional," cuit akun @ainurohman.
"Para atlet mungkin harus di-briefing kali ya kak. Kalau ada kesalahan bendera, lagu, dan penyebutan negara, langsung walk out aja ke backstage. Terus penyelenggara wajib mengulang seremoni. Pernah liat kejadian di cabor apa gt, atletnya ngeloyor pergi pas salah pengucapan negara," balas akunlainya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
Terkini
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1
-
Dugaan Mafia Solar di Sumsel Belum Reda, 21 Ton BBM Ilegal Kini Terbongkar di Sungai Musi
-
UI Luncurkan Aplikasi MAKA, Media Belajar Berbasis Gamifikasi untuk Anak Usia 3-8 Tahun
-
PGE Bor Sumur Baru PLTP Lumut Balai di Muara Enim, Kejar Tambahan Listrik 55 MW
-
KPK Panggil Ibu Rumah Tangga Jadi Saksi Kasus Suap Audit BPK Muara Enim
-
Seret Kemenhut, KPK Dalami Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung Bupati Kuansing
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan
-
Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri