Sukabumi.suara.com - Ganda putra Indonesia akan jalani latihan dengan waktu yang terbatas. Dikarenakan mereka baru saja selesai mengikuti turnamen Denmark Open.
Perbedaan waktu latihan antara ganda putra dengan sektor lainnya adalah sektor ganda putra menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang melaju ke babak final.
Kepala pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi mengatakan bahwa para pasangan ganda putra akan langsung melakoni latihan. Hal tersebut untuk mengetahui kecepatan shuttlecock.
"Setelah sampai Paris nanti malam akan coba lapangan, mencoba shuttlecock laju dan kecepatan seperti apa. Juga sekaligus melihat kondisi angin di tangah lapangan, ke mana arah anginnya," ujar pria yang dijuluki Naga Api.
Selanjutnya pria yang akrab disapa Herry IP tersebut baru saja melakoni partai pada Minggu. Lalu berangkat ke Paris pada Senin, lalu bertanding pada Selasa.
"Persiapan kira-kira ya seperti itu. karena kita tahu pada Selasa, para pemain juga sudah turun bertanding," tambah Herry.
Meski mendapatkan waktu yang sangat mepet namun hal itu tak menyurutkan semangat para pemain. Serta kondisi pemain benar-benar siap.
Ditambah kepercayaan diri para pemain sedang tinggi. Pasalnya di turnamen sebelumnya dua pasangan Indonesia sukses meraih gelar juara dan runner up.
"Sejauh ini kondisi seluruh pemain ganda sudah oke dan tidak ada yang cedera atau sakit. Semua pemain ganda siap untuk menghadapi turnamen berikutnya di French Open," pungkasnya.
Baca Juga: Aston Villa Resmi Tunjuk Unai Emery Gantikan Steven Gerrard
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Sinopsis Gohan, Film Persahabatan Anjing dan Manusia yang Siap Bikin Nangis
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik