Poptren.suara.com - Apabila memiliki rencana membeli mobil bekas, wajib 'hukum' nya periksa kondisi kaki-kaki mobil secara keseluruhan, untuk memerkecil resiko kecelakaan yang disebabkan kerusakan pada kaki-kaki mobil. Apa tanda bila kaki-kaki mobil bermasalah?
Beberapa gejala yang bisa menjadi tanda kaki-kaki mobil perlu di spooring atau balancing. Salah satu tanda yang paling bisa dirasakan adalah ketika mobil dikendarai, roda terlalu 'membuang' ke arah kanan atau kiri maka perlu adanya melakukan spooring. Hal lain yang juga menjadi tanda mobil perlu di spooring adalah ketika setir mobil diluruskan, moncong mobil lebih cenderung mengarah ke kiri atau kanan.
Sudut toe yang berbeda jauh antara roda depan kanan dan kiri, termasuk sudut camber dan caster roda. Kedua hal tersebut juga bisa mempengaruhi. Telapak ban yang makin dalam atau ausnya tidak merata menjadi tanda kaki-kaki mobil perlu di balancing. Karena bisa jadi pertanda sudut ban tidak lurus, yang berakibat ban akan terseret saat melaju.
Ban bagian belakang untuk beberapa mobil keluaran Eropa cenderung memiliki faktor sudut camber yang cukup negatif.
Lalu, apa penyebab ban aus tidak merata? Bisa dari sudut camber atau toe roda yang terlalu masuk atau keluar. Perlu diingat, sebelum spooring ada baiknya periksa dulu kaki-kaki mobil apakah ada komponen yang perlu diganti.
Kenapa? Karena percuma kalau ada komponen yang rusak terus di-spooring, setelan pasti langsung berubah. Maka dari itu, ketika akan mengganti komponen, lakukanlah bersamaan agar kekuatan tetap sama. Jadi hasil spoorting bisa dirasakan lebih maksimal.
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
27 Kode Redeem FF Terbaru 6 Mei 2026: Intip Emote Sepeda Ninja dan Jadwal Lelang Evo Eclipse
-
Stop Buang Sampah di Jalan, Kesadaran itu Perlu!
-
Terpopuler: 13 HP Infinix Murah RAM Besar, Bocoran Fitur iPhone 18 Pro Beredar
-
Inabuyer B2B2G Expo 2026 Dibuka, Target Transaksi UMKM Tembus Rp2,5 Triliun
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Anak Alami Dampak Iklim, Bagaimana Gim Interaktif Ini Jadi Solusi Kesenjangan Edukasi?
-
77 Persen Perusahaan Sulit Cari Talenta, Mengapa Pendidikan Belum Selaras dengan Dunia Kerja?
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?