Poptren.suara.com - Kanker adalah salah satu penyakit mematikan yang bisa menyerang perempuan dan laki-laki. Kanker banyak disebabkan oleh keturunan, namun semakin kesini kanker juga dapat dipicu oleh gaya hidup. Sebanyak 70% faktor resiko serangan kanker ada pada kemampuan seseorang mengendalikan atau mencegah serangan tersebut.
Membatasi konsumsi alkohol, kebiasaan merokok, jaga berat badan dan pola makan, rajin olahraga serta tidak bergadang adalah cara sederhana untuk cegah resiko serangan kanker. Selain itu, mengonsumsi makanan padat nutrisi juga disarankan agar terhindar resiko serangan kanker.
Dikutip dari laman Pulse.ng, ada beberapa makanan padat nutrisi dan serat yang baik sehingga dapat membantu tubuh terhindar dari kanker. Makanan yang dimaksud ialah :
- Kurma
Total kandungan polifenol dalam kurma lebih tinggi daripada buah atau sayuran yang umum dikonsumsi. Fakta kurma yang tumbuh di gurun dan lingkungan yang keras menyebabkan polifenol di dalamnya tinggi bahkan lebih tinggi dari buah sawit.
Polifenol, serat serta vitamin B6 dapat membantu mencegah jenis kanker tertentu.
- Kacang polong
Penelitian menemukan serat pada kacang polong telah terbukti melindungi terhadap kanker kolorektal. Makan beberapa porsi setiap minggu bisa meningkatkan asupan serat dan membantu menurunkan risiko terkena kanker.
- Jahe
Baca Juga: Agar Sehat dan Gizi Seimbang, Dokter Gizi Ungkap Sajian Roti Perlu Ditambah Protein dan Serat
University of Michigan dalam studinya menemukan sifat antiknker dalam jahe menyebabkan sel kanker ovarium mati. Disebutkan juga bahwa suplemen dalam jahe membantu mengurangi peradangan di usus besar. Hal tersebut menunjukkan jahe memiliki potensi sebagai tindakan pencegahan kanker.
- Tomat
Tomat mengandung likopen. Likopen adalah senyawa yang bertanggung jawab atas warna merah yang cerah serta sifat antikankernya. Para ilmuwan mengklaim bahwa peningkatan asupan likopen dalam tomat bisa menyebabkan penurunan risiko kanker prostat.
Untuk meningkatkan asupan likopen, sertakan satu atau dua porsi tomat setiap hari dengan menambahkannya ke sandwich, salad, saus, atau hidangan pasta.
- Jeruk
Banyak mengonsumsi makanan sehat diklaim memiliki risiko lebih rendah terkena kanker saluran pencernaan dan saluran pernapasan bagian atas. Salah satu penelitian dari sembilan tinjauan menemukan bahwa asupan buah jeruk yang lebih besar dikaitkan dengan penurunan risiko kanker pankreas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery Belum Pasti, Ini Penyebabnya
-
Dugaan Praktik Penahanan Ijazah Siswa Kembali Muncul, SMAN 2 Jogja Bantah, Inspektorat Investigasi
-
Dadan Hindayana dan Dua Eks Wakil Kepala BGN Diperiksa, Kejagung Gelar Konferensi Pers Sore Ini
-
Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar
-
Cuma Pakai Skincare, Ini Cara Mudah Punya Glass Skin Tanpa Perlu Antre di Klinik
-
IPONE Tantang Jalur Ekstrem Bogor Hujan Trail 2026 Dukung Komunitas Motor Offroad
-
Menkeu Purbaya Ramal Rupiah Menguat 3 Bulan Lagi
-
Danantara Akan Terbitkan Surat Utang dalam Dolar AS saat Moody's Beri Outlook Negatif
-
Arashi Resmi Bubar Setelah 26 Tahun Berkarier, Konser We Are Arashi Jadi Salam Perpisahan Buat Fans
-
Dari Rp50 Juta Jadi Rp6,7 Miliar, Harta Iwan Tuaji Jadi Sorotan di Tengah Pemeriksaan Kejati