Poptren.suara.com - Mencukur bulu, entah itu bulu kaki, ketiak, maupun bulu kemaluan, merupakan pilihan pribadi kamu. Namun perkara mencukur bulu hingga bersih, cuma soal estetika.
Namun, tak ada alasan medis atau hal higienis yang menyarankan untuk mencukur sebagian atau seluruh rambut kemaluan kamu. Kira-kira seperti itu yang ditulis Mayo Clinic.
Sayangnya, jika diharap membawa manfaat atau membuat rangsangan 'berlebih', mencukur bulu kemaluan justru membuat kamu mengalami beberapa kondisi, seperti ruam akibat iritasi pisau cukur, luka atau lecet, gatal, bahkan yang lebih parah lagi mengalami infeksi pada akar rambut bulu kemaluan.
Itulah sebabnya, mencukur bulu kemaluan sangat tidak disarankan sebelum berhubungan seks, apapun alasannya.
Jika memang ngebet banget, kamu bisa mencukur bulu kemaluan beberapa hari sebelum berhubungan seks untuk memberikan waktu pada kulit yang sensitif di sekitar area genital.
Bahaya mencukur bulu kemaluan tepat sebelum berhubungan seksual
Anjuran untuk tidak mencukur bulu kemaluan sesaat sebelum berhubungan seks tentu bukan tanpa alasan. karena memang anjuran itu untuk menghindari kamu tertular berbagai penyakit menular seksual.
Bahkan, anggapan atau mitos mencukur bulu kemaluan sebelum berhubungan seks dapat menyingkirkan kutu kemaluan, nyatanya adalah pendapat yang keliru. Karena pada kenyataannya, kutu pada bulu kemaluan tidak akan musnah dengan alat cukur.
Ada sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Sexually Transmitted Infections yang menyebutkan bahwa laki-laki atau perempuan yang mencukur bulu kemaluan sebelum berhubungan seks lebih berisiko tertular penyakit kelamin, di antaranya adalah kutil kelamin, sifilis, gonore, klamidia, bahkan hingga HIV.
Baca Juga: 5 Manfaat Mindful Eating bagi Kesehatan Tubuhmu, Yuk Terapkan!
Nah, bisa dibayangkan jika mencukur bulu kemaluan tepat sebelum berhubungan seksual, bakal banyak risiko yang akan kamu hadapi seperti yang disebutkan di atas.
Tentu itu bukan tanpa sebab, karena pada dasarnya kulit kamu akan lebih sensitif dan rentan terhadap potongan bulu yang tertinggal setelah mencukur bulu kemaluan. Hal ini akan membuat gesekan apa pun saat berhubungan seksual lebih berisiko menghasilkan iritasi.
Luka di daerah kemaluan, baik itu di vagina atau penis, dapat menjadi pintu utama bagi virus dan bakteri masuk ke dalam tubuh. Karena daerah kemaluan dan alat kelamin lebih rentan terhadap infeksi herpes meski dengan luka yang sangat kecil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek