/
Jum'at, 24 Februari 2023 | 20:48 WIB
Menteri Agama jenguk Dputa pengurus GP Ansor

Poptren.suara.com - Putra pengurus GP Ansor Jonathan Latumahina, David menjadi korban aksi penganiayaan brutal oleh Mario Dandy Satrio, anak pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo.

Penganiayaan tersebut membuat David tak sadarkan diri atau koma dan mesti menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Pernahkah terbayang bagaimana rasanya berada dalam kondisi koma? Banyak yang mengatakan koma sama dengan kondisi tidur yang cukup panjang. 

Lalu Apa yang Terjadi pada Tubuh Ketika Seseorang Mengalami Koma?

Dikutip dari Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS), seseorang yang mengalami kecelakaan parah dan mengenai bagian otak bisa memicu hilangnya kesadaran atau koma. Pasien tampak tengah tertidur nyenyak, faktanya kondisinya berada di tahap serius.

Menurut Medical News Today, koma bisa disebabkan beragam faktor. Namun, secara keseluruhan berkaitan dengan cedera pada otak atau sistem saraf pusat.

Bisa juga dipicu cedera kepala traumatis, stroke, tumor otak, atau keracunan obat atau alkohol. Koma bahkan bisa disebabkan oleh riwayat penyakit seperti diabetes atau infeksi.

Koma biasanya tidak berlangsung lebih lama dari beberapa minggu. Orang yang tidak sadar untuk waktu yang lebih lama mungkin mengalami transisi ke keadaan vegetatif yang bertahan lama, yang dikenal sebagai keadaan vegetatif persisten, atau kematian otak.

Baca Juga: Tak Kunjung Deklarasi Bersama, PKS Bantah Ada Batu Sandungan Hambat Koalisi Perubahan

Load More