Poptren.suara.com - Danau Kelimutu adalah sebuah kompleks danau yang terletak di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Danau ini terdiri dari tiga danau yang masing-masing memiliki warna air yang berbeda, yaitu danau Tiwu Ata Mbupu (danau atas) yang berwarna biru, danau Tiwu Nuwa Muri Koo Fai (danau tengah) yang berwarna hijau, dan danau Tiwu Ata Polo (danau bawah) yang berwarna merah.
Keunikan danau Kelimutu terletak pada warna airnya yang berubah-ubah dari waktu ke waktu. Konon, perubahan warna air ini terkait dengan aktivitas geologi dan mitos yang ada di sekitar danau tersebut.
Menurut mitos setempat, Danau Kelimutu dihuni oleh arwah-arwah orang yang telah meninggal dunia, dan warna air dari setiap danau melambangkan kepribadian dan tingkat kemarahan arwah-arwah tersebut.
Danau Kelimutu menjadi salah satu tempat wisata yang terkenal di Indonesia karena keindahannya yang unik dan misterius. Selain itu, kompleks danau ini juga merupakan cagar alam yang dilindungi pemerintah Indonesia untuk memastikan keberlangsungan dan kelestarian alam danau serta habitat di sekitarnya.
Burung Arwah Garugiwa
Mitos cukup kental yang diyakini masyarakat sekitar hingga kini adalah soal burung penjaga arwah. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, burung arwah adalah sosok yang menghubungkan antara gerbang gaib dan gerbang dunia nyata.
Tak sedikit orang yang akan merasakan aroma mistis ketika masuk ke kawasan tersebut. Itu tandanya, ia telah memasuki gerbang gaib.
Burung-burung tersebut juga diyakini memiliki kekuatan magis dengan suaranya yang khas lagi membuat merinding.
Orang Ende meyakini, jika seseorang meninggal, maka rohnya akan diantar oleh burung-burung tersebut ke danau yang sesuai dengan kehidupannya semasa hidup. Misalnya, roh orang yang hidupnya penuh dengan kemarahan akan diantar ke danau berair merah, begitu seterusnya.
Baca Juga: Misteri Kampung Janda di Bogor, Umur 17 Tahun Udah Kawin 2 Kali
Pengantar Roh Orang Mati
Manusia Lembah menjelaskan, masyarakat setempat meyakini bahwa jika ada orang yang mempermalukan atau mengganggu keadaan danau Kelimutu, maka burung penjaga arwah tersebut akan mengamuk dan mengirimkan kutukan kepadanya.
Oleh karena itu, orang-orang di sekitar Danau Kelimutu sangat menghormati mitos dan kepercayaan itu, serta menganjurkan para pengunjung untuk tetap menjaga kebersihan dan kerapihan area sekitar danau sebagai tanda penghormatan kepada para roh yang tinggal di sana.
Tag
Berita Terkait
-
Lebih Angker dari Segitiga Bermuda! Ini 5 Perairan Paling Mematikan di Indonesia
-
Geger Soal Kerusakan Lingkungan di Ranca Upas! Yuk, Kenali dan Jaga Ragam Jenis Burung Endemik di Kawasan Tersebut
-
5 Film Tentang Bencana Alam, Nomor 4 Bikin Haru dan Menangis
-
Misteri Kampung Janda di Bogor, Umur 17 Tahun Udah Kawin 2 Kali
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
3 Rekomendasi Makanan Pembuka Buka Puasa Agar Tubuh Tak Syok
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama