Poptren.suara.com - Teknologi semakin berkembang ditambah era digital yang semakin maju pesat, membuat informasi mudah didapat. Gabungan tekonologi dan era digital, kini siapa saja bisa mengakses informasi dimana saja dan kapan saja. Dengan adanya kemudahan tersebut, tidak menutup kemungkinan adanya informasi yang hoaks.
Hoaks tentu saja menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat, apalagi bagi yang "menelan bulat-bulat" informasi tersebut, tanpa mencari tahu sebelumnya tentang informasi yang didapat. Namun jangan risau, Kemenkominfo mengungkapkan setidaknya ada empat langkah mudah yang bisa dilakukan masyarakat untuk menyaring informasi yang beredar di dunia maya, hoaks ataukah bukan.
Emapat langkah tersebut yaitu :
1. Waspadai judul informasi
Apabila judulnya bersifat provokatif, alangkah baiknya cari sumber berita resmi yang juga membahas topik yang sama, yang tujuannya sebagai pembanding. Langkah ini diambil agar masyarakat bisa mengetahui apakah informasi yang diterima hoaks atau bukan.
2. Periksa fakta
Memeriksa fakta bisa dilakukan melalui dua hal yaitu sumber berita dan jenis berita. Ketika mencari fakta dari sumber berita, disarankan untuk mencari informasi lewat situs web resmi, yang sudah pasti dikenal banyak orang.
Jika mencari fakta dari jenis berita, periksa dan pastikan apakah berita tersebut benar-benar fakta atau hanya sekadar opini penulis.
3. Cek keaslian foto
Baca Juga: Demi Menjaga Privasi, Deretan Artis dan Selebgram Ini Tak Tunjukkan Wajah Anaknya di Media Sosial
Hal ini akan memudahkan masyarakat lebih dekat untuk mengetahui informasi yang diterimanya fakta atau hoaks. Biasanya pencarian foto akan mengarahkan masyarakat pada foto sejenis dan memudahkannya untuk memisahkan informasi tersebut.
Caranya, gunakan fitur reverse image search dari platform seperti Google atau Yandex, lalu drag and drop pada kolom pencarian gambar untuk menampilkan asal mula dari gambar.
4. Laporkan ke kanal aduan masyarakat
Hal ini akan membantu masyarakat agar tidak terjebak oleh informasi sesat, sekaligus membantu menghentikan peredaran informasi yang dinilai hoaks. Caranya gunakan fitur report atau feedback di media sosial untuk melaporkan berita yang mengandung informasi negatif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Kapolri Beri Lampu Hijau ASN Masuk Polisi: Kita Berikan Ruang Resiprokal
-
Skema Bola Mati Timnas Indonesia Kian Mematikan, Taktik Jadikan Postur Raksasa Senjata Utama
-
Angin Puting Beliung Hancurkan Sekolah, Bikin Listrik Padam di Bengkalis
-
Kandas di Final, Jonatan Christie Gagal Akhiri Puasa Gelar Indonesia Open
-
Bos Pool Truk Palembang Jadi Tersangka, Video 43 Detik yang Mengubah Segalanya
-
4 Moisturizer dari Brand Jepang untuk Skin Barrier, Bantu Jaga Kulit Tetap Lembap
-
Jonatan Christie Tersungkur di Istora, Puasa Tunggal Putra Merah Putih di Indonesia Open Berlanjut
-
Viral Istri Maling Motor Histeris Suaminya Ditembak Mati Polisi
-
5 HP Baru 2026 Siap Usung Baterai 10.000 mAh: Ada Ponsel Midrange Redmi dan Oppo
-
Ramai-Ramai Tukar Rupiah ke Dolar, Seberapa Efektif Amankan Tabungan?