Poptren.suara.com - Kecanduan narkotika merupakan masalah serius yang memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Selain pengobatan, dukungan sosial merupakan faktor penting dalam proses pemulihan dari ketergantungan hal tersebut.
Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN), terjadi 851 kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan (narkoba) di Indonesia pada 2022 dengan jumlah tersangka sebanyak 1.350 orang. Jumlah itu naik 11,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya sejumlah 766 kasus.
Untuk itu perlu dilakukan upaya dari semua pihak, salah satunya dengan dukungan sosial. Upaya itu didefinisikan sebagai dukungan emosional, informasi, dan instrumental yang diberikan oleh orang-orang di sekitar kita seperti keluarga, teman, dan komunitas.
Dukungan sosial dapat membantu individu mengatasi stres, meningkatkan kesehatan emosional, dan meningkatkan kesehatan fisik.
Dalam konteks pemulihan dari adiksi, dukungan sosial dapat membantu individu mengatasi godaan, menghilangkan stres, meningkatkan motivasi, dan memperpanjang usia harapan hidup.
Dukungan sosial juga dapat membantu individu merasa lebih terhubung dengan orang lain dan mengurangi risiko isolasi sosial yang sering terjadi pada pecandu.
Penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dapat mendorong keberhasilan pemulihan kecanduan. Para peneliti menumukan dukungan sosial memiliki dampak besar bagi kesembuhan orang yang terjerat obat-obatan terlarang maupun alkohol.
"Orang yang menerima dukungan sosial yang baik memiliki tingkat keberhasilan pemulihan yang lebih tinggi daripada mereka yang menerima dukungan sosial yang kurang," tulis sebuah studi yang dilakukan oleh National Institute on Drug Abuse.
Selain itu, dukungan sosial juga dapat membantu individu pulih dari kecanduan mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan mental. Dukungan sosial dapat meningkatkan kualitas hidup individu yang pulih dari kecanduan, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Substance Abuse Treatment.
Baca Juga: Anak Pedangdut Lilis Karlina Diciduk, Masih SMP Jadi Pengedar Narkoba
Namun, tidak semua dukungan sosial sama efektifnya. Dukungan sosial yang negatif atau berbahaya, seperti dari orang yang memperkuat perilaku adiktif atau mempermalukan orang yang sedang dalam pemulihan, dapat memperburuk kondisi dan merusak upaya pemulihan.
Bisa dikatakan, dukungan sosial dapat memainkan peran penting dalam pemulihan kecanduan. Oleh karena itu, sangat penting bagi seseorang dalam masa pemulihan untuk memiliki jaringan dukungan sosial yang baik dan aktif, termasuk dukungan dari keluarga, teman, dan masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
Terkini
-
Maaf AC Milan, Manchester United Ingin Perpanjang Kontrak Harry Maguire
-
Pendaftaran Calon Ketua OJK Dibuka, Menkeu Purbaya Jadi Ketua Pansel
-
Jadwal WFA Selama Libur Nyepi dan Lebaran 2026: Tidak Potong Cuti Tahunan dan Upah Harus Utuh
-
Trenggono Skakmat Purbaya: Yth Menteri Keuangan, Supaya Anda Paham dan Cerdas..
-
Pemain Timnas Indonesia Bantu Timnya Tampil Gahar di AFC Champions League Elite 2025/2026
-
MENGEJUTKAN! Klub Orang Indonesia di Eropa Tembus Semifinal Coppa Italia
-
Daftar Saham Milik Pengusaha Elite yang Temui Presiden Prabowo Pekan Ini
-
3 Pilihan Toner Wardah untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bantu Atasi Tanda Penuaan
-
Ulasan Buku Toko Tukar Tambah Nasib: Saat Rumput Tetangga Tak Sehijau KelihatannyaKelihatannya
-
Rano Karno Soroti Trotoar Jadi Lahan Parkir dan PKL: Itulah Uniknya Jakarta