Poptren.suara.com - Saat berhubungan badan, ada beberapa pasangan yang mengeluarkan spermanya di luar vagina untuk mencegah terjadinya kehamilan. Namun menurut seksolog dokter Boyke Dian Nugraha, kehamilan bisa terjadi meski Mr P tidak penetrasi ke dalam Miss V. Sehingga tidak jadi jaminan mengeluarkan air mani dan sperma di luar bisa mencegah kehamilan.
Dokter Boyke mengungkapkan pengalamannya terkait hal tersebut, ia mengatakan pernah menangani pasien yang hamil tapi masih perawan.
"Bahkan saya pernah punya pasien, hamil masih perawan,” ujar Dokter Boyke dalam konten TikTok @mister.kontos, dikutip Senin 8 Mei 2023.
Dokter Boyke pun menjelaskan pasiennya yang masih perawan bisa hamil karena sang kekasih pernah menumpahkan sperma di pusar dekat vagina. Kemudian cairan sperma itu menyerap atau rembes serta meleleh ke vagina di masa subur.
“Jadi dia masih pakai celana dalam, tapi kan tadi dikeluarin (diluar) melelehkan, tetap ada cairan yang masuk ke vagina sedikit tetapi di vagina itu dia lagi masa subur. dia mengeluarkan menarik si cairan itu spermanya ke dalam dan mengakibatkan kehamilan," jelas dokter Boyke.
Awalnya sang pasien heran dan mengaku tidak pernah melakukan hubungan badan dengan kekasihnya. Setelah ditelusuri, ternyata kekasih dari pasiennya itu pernah mengeluarkan spermanya di dekat area vaginanya. Terlebih lagi pasien tersebut sedang dalam masa subur yang membuat terjadi pembuahan sehingga wanita alami kehamilan meskipun masih perawan.
"Pasien saya sampai demi Allah. Kalau pacaran pakai celana dalam. Ditanya kan pernah dikeluarin nggak dekat situ? Pernah sampai meleleh nggak? Akhirnya ketahuan ketika cek DNA nya memang (dari) si cowok itu," tuturnya.
Dilansir dari National Health Service (NHS) disebutkan bahwa seorang perempuan bisa hamil tanpa berhubungan intim, jika sperma memasuki vagina dan membuahi sel telur. Meski demikian peluang hamil pada kondisi ini sangat rendah, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk hamil.
Baca Juga: Perbedaan Kultur, Tantangan Terbesar Ganda Putra Kun Bokator Indonesia di SEA Games 2023
Berita Terkait
-
Dokter Boyke Ungkap Sebab Dengkul Pria Lemas Kalau Terlalu Sering Ereksi, Benar Jadi Kopong?
-
Gaya Bercinta Seseorang Dipengaruhi Bulan Kelahiran ?
-
Dokter Boyke Larang Hubungan Seks Setiap Hari Kalau Ingin Cepat Hamil, Kenapa Begitu?
-
Sperma Masuk ke Miss V Saat Sedang Berenang Bikin Hamil? Dokter Boyke Kasih Jawab Begini
-
Gairah Seks Ibu Menyusui Turun Drastis, Dokter Boyke Beberkan Titik Sensitif untuk Merangsang: Jangan di Payudara!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?