Poptren.suara.com - Baru-baru ini masyarakat Indonesia dibuat heboh dengan kasus wabah antraks di Gunung Kidul yang memakan korban jiwa, serta puluhan warga lainnya terinfeksi virus tersebut. Berawal dari seorang laki-laki berusia 73 tahun yang terpapar antraks, dinas kesehatan Gunung Kidul segera mencari tahu asal usul wabah tersebut.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa infeksi virus tersebut berasal dari bakteri Bacillus anthracis yang diduga kuat dari proses sembelih hewan yang terinfeksi yang kemudian dagingnya dikonsumsi. Antraks merupakan salah satu penyakit zoonis yang ditularkan hewan ke manusia.
Sebagai informasi, bukan hanya lewat daging yang dikonsumsi, tapi antraks juga bisa menular lewat cipratan darah hewan dan spora bakteri yang tersebar. Lalu, apa ciri-ciri daging yang terkontaminasi antraks ? Dijelaskan oleh Supratikno, selaku Dosen Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB, hewan yang terkena antraks berciri-ciri yaitu :
1. Adanya demam tinggi, jalan sempoyongan, kondisi lemah, tremor lalu ambruk.
2. Dyspnea atau sulit bernapas. Artinya hewan kolaps dan mati setelah kejang-kejang.
Supratikno juga menjabarkan ciri-ciri daging hewan yang telah terkontaminasi antraks, yakni :
1. Daging berwarna gelap atau kehitaman;
2. Organ bagian dalam, khususnya limpa, warnanya gelap;
3. Rapuh.
Tidak hanya itu, bakteri ini nantinya akan menginfeksi saluran cerna, atau dikenal dengan istilah antraks pencernaan, dimana bakterinya memicu lepuhan di organ usus yang lambat laun menyebabkan manusia mengalami diare campur darah. Gejala antraks pencernaan diantaranya :
- demam
- sakit kepala
- sakit tenggorkkan
- sulit menelan
- mual dan muntah
Berita Terkait
-
Geger Penyakit Antraks Tewaskan 3 Orang Di Gunung Kidul, Guru Besar FKUI Angkat Bicara
-
4 Jenis Bakteri Penyebab Diare, dari E.Coli hingga Shigella
-
Mengenal Antraks, Penyakit Hewan yang Sebabkan Korban Jiwa di Gunungkidul
-
Bakteri Antraks Banyak di Darah Hewan Ternak, Tradisi Mbrandu Mestinya Dihentikan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class
-
Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas
-
Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam
-
PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif