Poptren.suara.com - Tidur adalah proses penting yang memungkinkan tubuh untuk pulih dan memperbaiki diri setelah aktivitas sehari-hari. Kurang tidur atau begadang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang serius, di antaranya:
1. Gangguan kognitif
Kurang tidur dapat mengganggu konsentrasi, perhatian, pemecahan masalah, dan kemampuan belajar. Daya ingat juga dapat menurun akibat kurang tidur.
2. Gangguan suasana hati
Kurang tidur dapat menyebabkan perubahan suasana hati, seperti menjadi mudah marah, mudah tersinggung, atau cenderung merasa sedih.
3. Penurunan kinerja fisik
Kekuatan fisik, daya tahan, dan koordinasi dapat menurun jika seseorang sering begadang.
4. Gangguan sistem kekebalan tubuh
Kurang tidur dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit.
5. Masalah kesehatan mental
Kurang tidur dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan.
6. Risiko kecelakaan
Orang yang kurang tidur memiliki tingkat kewaspadaan yang lebih rendah dan berisiko mengalami kecelakaan lalu lintas atau kecelakaan kerja.
7. Masalah kesehatan jantung
Begadang secara teratur dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.
8. Penambahan berat badan
Kurang tidur dapat menyebabkan perubahan hormon yang mengatur nafsu makan, yang dapat menyebabkan keinginan untuk mengonsumsi makanan berkalori tinggi dan berkontribusi pada penambahan berat badan.
Baca Juga: Saipul Jamil Ungkap Pernah Berhubungan Intim di Tempat Kerja Dewi Perssik
9. Gangguan metabolisme
Kurang tidur dapat mempengaruhi regulasi gula darah dan hormon insulin, yang berkontribusi pada risiko diabetes tipe 2.
10. Penurunan libido
Kurang tidur dapat mengurangi gairah seksual dan libido.
Untuk menjaga kesehatan secara optimal, penting untuk memprioritaskan tidur yang cukup setiap malam. Jumlah tidur yang disarankan untuk orang dewasa sekitar 7-9 jam per malam. Jika Anda sering mengalami masalah tidur atau begadang secara teratur, penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan untuk mencari solusi dan mengatasi masalah tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Pertama dalam Sejarah, Adzan Berkumandang di Old Trafford Kandang Manchester United
-
7 Fakta Blak-blakan Penganiayaan Mahasiswa UIN Saizu di Kamar Kos Purwokerto
-
Duo Emiten 'BUMI' Masuk Daftar Saham Paling Banyak Dibeli dan Dijual Asing
-
Deretan Pemain Timnas Indonesia di Eropa Berjuang Keras Hindari Jurang Degradasi
-
Pamer Foto Mesra Bareng Lindi Fitriyana, Virgoun Bereaksi Usai Undangan Nikah Bocor
-
BRI Cepu Genjot Digitalisasi: QRIS Jadi Andalan UMKM di Festival Ramadhan 2026
-
Gaduh Perjanjian Dagang RI-AS, Prof Harris: Jaga Kedaulatan Jangan Pakai Emosi Sesaat!
-
Bek PSG Achraf Hakimi Segera Diadili dalam Kasus Tuduhan Pemerkosaan
-
Claude Update AI "Karyawan Cerdas", Harga Saham IBM Rontok Parah!
-
Disnaker Sleman Buka Posko THR, Pengusaha Diminta Patuhi Kewajiban