Poptren.suara.com - Flu adalah salah satu penyakit yang paling sering dialami banyak orang. Gejala flu umunya pilek, bersin-bersin, batuk disertai demam bahkan ada yang harus dirawat di rumah sakit untuk pertolongan medis.
Tidak ada salahnya untuk meningkatkan waspada karena ada beberapa penyakit yang punya gejala mirip bahkan sama dengan flu, contohnya radang otak. Radang otak atau dikenal juga dengan Ensefalitis punya gejal ringan seperti nyeri otot dan sendi, sakit kepala, muntah, tubuh terasa lelah bahkan demam.
Radang otak disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau jamur serta termasuk penyakit yang memerlukan penanganan medis secara tepat. Periksa dan kenali tubuh sendiri, karena apabila merasakan gejala yang mirip dengan flu, hati-hati, bisa saja itu bukan sekedar flu tapi penyakit berbahaya.
Adapun ciri-ciri yang bisa diwaspadai, diantaranya :
1. Gejala mirip sakit flu
Seseorang yang diduga kena radang otak tidak menutup kemungkinan merasakan gejala seperti sakit flu biasa yang gejala umumnya sakit kepala, lelah, demam, dan pegal-pegal. Makanya tidak heran radang otak sulit untuk dideteksi.
2. Gejala kognitif
Orang dengan radang otak biasanya menunjukkan gejala secara kognitif, seperti disorientasi, gangguan mental, hingga tingkat kesadarannya yang juga berubah.
3. Gejala psikologis
Baca Juga: Sang Pengganti Kelas BPJS Kesehatan, Apa Maksudnya ?
Orang dengan radang otak akan sering berhalusinasi dan penurunan kesadaran yang bisa menganggu aktifitas sehari-hari.
4. Gejala pada otot
Orang dengan radang otak akan merasakan beberapa perubahan pada ototnya, seperti kontraksi otot ritmik, koordinasi otot bermasalah, otot lemas, hingga gaya jalan yang tidak stabil.
5. Gejala lainnya
Gejala lain yang diduga gejala radang otak yang paling umum yakni kejang, sensasi sentuhan berkurang, sensitif pada cahaya, leher kaku dan lain-lain. Radang otak sangat memungkinkan membuat penderitanya kehilangan nafsu makan bahkan sering mual hingga muntah.
Apabila seseorang merasakan gejala-gejala seperti diatas, segera periksa ke dokter sebelum terlambat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Wujudkan Semangat Berbagi Hari Raya Iduladha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat
-
Bukan Mistis! Anggota DPR Ungkap Dampak Ngeri Hoaks 'Pocong Begal' bagi Ekonomi Warga
-
1 Juni Hari Apa? Cek Status Libur Nasional Menurut SKB 3 Menteri 2026
-
Gerai Alfamart Tutup Massal di Lombok Tengah, Mendag Tunjuk Daerah jadi Biang Kerok
-
Kaum 'Mager' Merapat, Ada Lomba Rebahan Berhadiah Rp5 Juta
-
Sinyal Abroad? Dony Tri Pamungkas Dipuji Bakal Mudah Adaptif di Luar Negeri
-
Pasar Padukuhan Eyang Putri, Sentra Kuliner yang Seolah Melawan Arus Modernitas Kabupaten Tuban
-
Kenapa Masakan Ibu Selalu Terasa Lebih Enak? Ternyata Ini Rahasia yang Jarang Disadari
-
Tangis Maarten Paes Pecah Usai Selamatkan Ajax, Kenneth Perez Malah Beri Sindiran Pedas
-
Harga Cabai dan Bawang Merah Melonjak Tinggi Jelang Iduladha