Poptren.suara.com - Perseteruan Tiktikers asal Medan, Farel Aditya, terus bergulir usai bersellisih dengan dr Richard Lee. Bahkan disebut karena geram dan kecewa, dr Richard Lee meminta Farel mengembalikan uang sekitar Rp40 juta karena telah membiayainya sekolah.
Farel mengaku terzolimi dengan kasus ini. Tapi bukannya mendapat pembelaan netizen, ia malah dianggap melakukan playing victim atau berperan seolah menjadi korban, padahal dia yang bersalah.
Dalam beberapa catatan, orang yang suka melakukan playing victim acapkali menggunakan sikap ini agar terhindar akibat dari tindakan mereka atau merupakan upaya untuk memutarbalikkan fakta untuk menutupi kesalahannya, dengah harapan mendapat simpati dari orang lain.
Terkait sikap Farel, berikut beberapa contoh perilaku yang kebanyakan membuat para pelakunya untuk melakukan playing victim.
1. Lari dari tanggung jawab
Orang yang terus-menerus menghindari tanggung jawab atas tindakan atau keputusan mereka, tentu dengan dalih bahwa mereka tidak tahu atau tak punya pilihan.
2. Kerap mengeluh
Seseorang selalu merasa bahwa hidup mereka tidak adil, dan suka mengeluh secara terang-terangan serta menceritakan hal buruk yang selalu menerpanya.
3. Mengumbar kesalahan orang lain
Baca Juga: Terus Tuai Gunjingan, Farel Aditya Pernah Tergabung dalam Grup Sesama Jenis "Kaum Pelangi"
Para pelaku playing victim acapkali menyalahkan orang lain atau situasi terkait keburukan atau kesialan yang mereka hadapi atau rasakan.
4. Butuh empati dan mencari perhatian
Yang tak kalah menyedihkan adalah para pelaku playing victim selalu mengumbar masalah mereka kepada lingkungan sekitar, baik itu secara nyata atau di media sosial, dengan tujuan mendapatkan simpati dari orang-orang.
Nah, dari beberapa sifat tadi, apakah Farel Aditya cenderung melakukan hal tersebut?
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari
-
Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata
-
7 Kebiasaan yang Bikin AC Boros Listrik, Sering Menyalakan dan Mematikan Salah Satunya
-
Ulasan Seasons of Blossom: Mengurai Luka, Duka, dan Tekanan Masa Remaja
-
Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z
-
Gubernur Khofifah: Jatim Jaga Daya Beli, Masyarakat Pasuruan Serbu Pasar Murah & Bendera Merah Putih
-
Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia
-
Moga Bunda Disayang Allah: Kisah Haru tentang Kasih Sayang dan Perjuangan
-
Feng Shui Rumah Bentuk Tanah Kantong Semar, Benarkah Bawa Keberuntungan?
-
Hari Pramuka 2026 Peringatan yang ke Berapa? Ini Tema dan Link Download Logo Resminya