/
Senin, 21 Agustus 2023 | 20:15 WIB
Ilustrasi pare (Freepik)

Poptren.suara.com - Obat penurun kolesterol masih jadi andalan bagi masyarakat Indonesia, apalagi makanan Indonesia yang kebanyakan bersantan.

Tak ayal, kolesterol masih menjadi momok menakutkan, selain makanan gaya hidup juga menjadi penyebab tingginya kolesterol.

Cara instan untuk menurunkan kadar kolesterol umumnya masih dengan obat-obatan, seperti diketahui konsumsi sebuah obat dalam waktu lama, akan berdampak buruk bagi kesehatan.

Seperti diketahui konsumsi makanan dan minuman alami lebih baik.

Sayuran murah meriah ini mudah didapat dimanapun adalah pare.

Pare diketahui memiliki rasa pahit yang kurang disukai oleh beberapa orang.

Tapi, manfaat pare tak bisa kita anggap remeh, nih!

Karena manfaat pare rebus ternyata bisa atasi berbagai penyakit termasuk kolesterol atau diabetes, loh!


Pakar kesehatan yang berbasis di Mumbai, Dr Roshani Gadge, konsultan ahli diabetes di Pusat Diabetes Gadge, Mumbai, serta Jaee Khamkar, Ahli Diet, Rumah Sakit Fortis, menjelaskan beragam manfaat pare.

Baca Juga: Hadirkan Laksa Tanpa Santan yang Menggoda Selera, Cara Ruth Gabriel Lestarikan Kuliner Nusantara

Dilansir dari Hindustan Times, berikut manfaat pare untuk kesehatan:

1. Tinggi nutrisi
Pare adalah sumber yang kaya akan vitamin dan mineral.

Ini mengandung zat besi, magnesium, kalium, dan vitamin seperti A dan C.

Pare juga mengandung dua kali kalsium bayam dan beta-karoten brokoli.

Berbagai senyawa antioksidan dan antiinflamasi hadir dalam pare.

Bonusnya, pare akan membantu menurunkan kadar kolesterol jahat, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.

Selain itu, bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan pernapasan, meningkatkan kesehatan kulit, dan mengandung sifat anti penuaan.

2. Bagus untuk penderita diabetes
Pare mengandung polipeptida, senyawa mirip insulin (charantin), yang memiliki sifat antidiabetes.

Komponen-komponen ini secara aktif membantu dalam mengurangi kadar gula darah.

 
Ini juga membantu mencegah lonjakan dan penurunan kadar insulin tidak terduga dengan mengatur metabolisme dan penggunaan gula yang dikonsumsi tubuh.

 
Pare bertindak sebagai agen hipoglikemik, yang mana sumber kaya serat larut dan rendah indeks glikemik untuk menurunkan kadar gula darah.

3. Melancarkan pencernaan
Pare adalah sumber serat makanan yang sangat baik.

Konsumsi pare secara teratur dapat membantu meredakan sembelit dan gangguan pencernaan.

Otomatis bisa juga mendukung bakteri usus yang sehat.

 
4. Mendukung penurunan berat badan
Sayuran ini rendah kalori, lemak, dan karbohidrat.

Otomatis bisa membantu jaga berat badan.

Pare akan membuat kita kenyang lebih lama, sehingga menghindari makan berlebihan.

Ini juga merangsang hati untuk mengeluarkan asam empedu yang penting untuk metabolisme lemak dalam tubuh.

Selain itu, pare mengandung 80-85% air, yang merupakan penekan rasa lapar sekaligus peningkat metabolisme.

Pare bisa dikonsumsi dalam bentuk sayur, jus, atau dibuat smoothie dengan menambahkan apel dan bayam ke dalamnya.

Load More