/
Sabtu, 02 September 2023 | 09:01 WIB
Happy Asmara (Instagram)

Poptren.suara.com - Happy Asmara mengalami kejadian traumatik, konser mendadak dihentikan akibat ulah penonton yang rusuh.

Ini terjadi saat Happy Asmara sebelum manggung di di Alun-alun Kabupaten Trenggalek, Selasa (29/8/2023) lalu.

Pemicunya lantaran beberapa penonton membawa bendera perguruan silat yang paling terkenal di Jawa Timur, sementara hal itu dilarang dilakukan.

Sound system dalam konser itu juga mati, penonton mulai teriak hingga mulailah kericuhan itu.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin sontak beranjak dari tempat duduknya untuk memastikan masalah yang terjadi.

Sejumlah Forpimda mulai dari Kapolres Trenggalek, AKBP Gathut Bowo Supriyono, hingga Dandim Trenggalek, Letkol Peddy Adi Prasetyo juga mengikuti langkah Mas Ipin, sapaan akrab Mochamad Nur Arifin hingga Nemen.

Setelah sesaat kemudian sound system menyala, barulah sang bintang tamu keluar dan mulai mengeluarkan lagu-lagu andalannya, mulai dari Rungkad.

Sepanjang konser berjalan, petugas beberapa kali mengamankan penonton baik yang memicu keributan maupun yang lemas desak-desakan.

Namun demikian, kericuhan tidak bisa dihindari, bendera-bendera atribut perguruan silat yang dilarang dibawa ke area konser nyatanya lolos dari pengawasan petugas.

Baca Juga: Tak Cuma Happy Asmara, Para Pejabat Juga Tak Datang ke Pernikahan Denny Caknan, Kenapa?

Sembari menari menikmati suara Happy, penonton mengibarkan bendera tersebut.

Beberapa kali personel musik Happy Asmara mengingatkan untuk sama-sama menjaga kondusivitas selama konser berjalan.

Namun nyatanya hal tersebut tidak diindahkan oleh penonton, puncaknya saat Happy Asmara menyanyikan lagu 'Klambi Anyar' penoton di sayap kiri panggung ricuh.

Beberapa penonton mulai bentrok dan melemparkan benda-benda untuk menyerang kelompok lain.

Happy Asmara pun dengan seketika menghentikan lagu dan menunggu beberapa saat dengan harapan kericuhan mereda.

Namun hal tersebut tidak terjadi, mantan kekasih penyanyi Denny Caknan pun memutuskan untuk mengakhiri konser dengan mengucapkan salam ke seluruh penonton.

Menurut Mas Ipin, sapaan akrab Mochamad Nur Arifin, apa yang terjadi di konser artis bernama asli Heppy Rismanda Hendranata tersebut adalah insiden kecil yang masih dalam taraf yang wajar.

"Sebenarnya bukan kericuhan, hanya insiden kecil dan alhamdulillah berjalan lancar walaupun mbak Happy Asmara tidak menyanyikan 10 list lagunya, tapi bisa tampil dan di akhir tidak sampai ada tawuran," ucap Mas Ipin, Rabu (30/8/2023).

Ia yang memantau langsung jalannya konser dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek ke-829 tersebut mengakui memang sempat ada gesekan kecil di tengah penonton.

"Hanya gesekan kecil orang joget, tapi lain kali mohon tidak diulangi," lanjutnya.

Mas Ipin mengucapkan terima kasih kepada Happy Asmara yang sudah hadir dan menghibur masyarakat Kabupaten Trenggalek.

"Konser semalam tetap menjadi momen yang indah dan menghibur masyarakat untuk merayakan hari jadinya yang ke-829," lanjutnya.

Di sisi lain, Polres Trenggalek telah mengamankan 11 orang yang diduga menjadi dalang terjadinya keributan.

11 orang tersebut berasal dari dua perguruan silat yang berbeda dan 4 di antaranya adalah warga Kabupaten Tulungagung.

Polisi masih melakukan pemeriksaan ada atau tidaknya pelanggaran yang dilakukan 11 orang tersebut.

Load More