Suara.com - Penyegelan ruang kantor DPP PPPKRI Bela Negara yang berkantor di Perintis Kemerdekaan, Jakarta Pusat akhirnya dibuka oleh Kepolisian Sektor Jakarta Pusat. Pencabutan police line ini, menurut Kanit Kriminal Umum Polres Jakarta Pusat Alexander Yuriko sekaligus menandakan gugurnya laporan jika DPP PPPKRI menyimpan sejata rakitan.
Pada 11 Maret 2016 lalu, ruang kantor PPPKRI disegel atas perintah Prof. DR, E. Irwanur Latubual, MM,MH,PH.D. atas surat perintah Ketua LN PKRI. Penyegelan dilakukan karena ruangan DPP PPPKRI dicurigai sebagai tempat penyimpanan senjata rakitan.
"Pemberian police line ini karena ada aduan dari masyarakat yang mengatakan jika kantor ruang DPP PPPKRI menyimpan senjata rakitan. Namun, setelah dilakukan penyidikan ternyata bukan senjata sungguhan tapi senjata yang terbuat dari kayu. Karena itu, police line ruang kantor ini, kami buka. Otomatis pengaduan itu gugur," ucap Kanit Kriminal Umum, Alexander Yuriko, Selasa (29/3/2016) usai
menyaksikan pencabutan police line oleh anggotanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PPPKRI Bela Negara, Eddy Yusuf mengatakan proses hukum akan terus dilakukan meski ruang tempat berkantornya sudah tidak lagi disegel dan dipolice line.
"Kami akan melanjutkan masalah ini ke ranah hukum. Mengingat penglima tertinggi di negara ini adalah hukum," jelasnya seraya menyatakan penyegelan ada muatan politik mengingat saat pemberian police line polisi dilakukan juga penyegelan.
Sementara itu, terkait penyegelan yang juga diikuti pihak lain, dirinya telah mengirim surat ke Kemenkum HAM dan mendapat balasan bahwa tindakan yang dilakukan Prof. DR, E. Irwanur Latubual, MM,MH,PH.D, tidak dibenarkan.
"Kami juga mencari tahu siapa yang bersangkutan," ujar Eddy Yusuf.
Berita Terkait
-
Bojan Hodak Berpotensi Cabut dari Persib Jika Hal Ini Tak Tercapai
-
Fairy Tail Kembali Setelah 9 Tahun, Hiro Mashima Siap Rilis Seri Baru
-
Berapa Harga 1 Kwh Mobil Listrik di SPKLU? Cek Panduan Lengkap Biayanya
-
5 Sepeda Listrik Jok Panjang yang Aman untuk Orang Tua, Budget Rp3 Jutaan
-
Wasit Jadi Sorotan! Hector Souto Kritik Keras Kepemimpinan Wasit Laga AFF
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence