Suara.com - Siapa yang tidak ingin berbelanja online gratis? Tawaran menarik ini dihadirkan Cashtree yang menawarkan kemudahan pengguna smartphone untuk mendapatkan layanan gratis tersebut.
Pengguna Smartphone hanya mengumpulkan cash secara terus-menerus, cukup hanya dengan menginstall aplikasi Android Cashtree. Layanan ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2015 dan dalam hanya kurun waktu 2 tahun, 10 juta pengguna muda di Indonesia telah menggunakan aplikasi ini.
Perusahaan mengklaim di tahun ini Cashtree telah menjadi aplikasi yang paling banyak digunakan oleh anak muda setelah Gojek. Desas-desus mengenai pulsa gratis, tersebar luas di area Jakarta dan Surabaya terutama di kalangan mereka yang berusia 20 sampai 30 tahun.
Tawaran ini yang kemudian mendorong peningkatan penggunanya. Walau demikian, sempat muncul keluhan dari pengguna Cashtree karena cash yang dikumpulkan terbatas hanya untuk pulsa.
“Saya sudah menggunakan aplikasi Cashtree sejak bulan Maret lalu dan hingga saat ini saya sudah berhasil mengumpulkan 3 juta. Menurut saya akan lebih baik lagi kalau cash yang dikumpulkan dapat dipakai untuk membeli barang di Lazada, Tokopedia ataupun mataharimall,” kata Nadita Putri (22) yang berdomisili di Jakarta.
Menjawab banyak permintaan tersebut, Cashtree pun mulai mengupayakan agar produk lain juga bisa didapatkan dengan gratis.
"Sejak bulan Juni, cash yang dikumpulkan dapat digunakan membeli barang, makan, bahkan jalan-jalan dengan gratis. Kerja sama dengan e-commerce besar di Indonesia juga sudah berjalan saat ini, dimana pengguna dapat menukar cash dengan Voucher belanja," ungkap CEO PT Cashtree for Indonesia Dallen Kim, dalam keterangan resminya.
Menurut dia, pengguna dapat membeli barang yang diinginkan secara gratis hanya dengan mengumpulkan cash. Di bulan Juli, cash juga akan dapat dipakai untuk bermain game, menguji keberuntungan, serta menikmati hiburan lainnya.
"Kami tidak ingin pengguna mengeluarkan uang untuk menikmati semua ini, karena kami mempunyai tujuan agar pengguna dapat menikmati berbagai macam hal, serta mendapatkan banyak manfaat lain dari servis kami,” ujarnya.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Nafsu Belanja Online Meningkat
Rencananya, perusahaan menginginkan agar cash yang terkumpul dapat dipakai membeli smartphone.
"Kami berencana mengupayakan para pengguna Cashtree supaya dapat membeli smartphone secara gratis,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan