Suara.com - Bekasi, saat ini telah menjadi kota metropolitan yang berkembang dengan sangat signifikan. Pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jakarta - Bekasi, yang rencananya ditargetkan beroperasi Mei 2019 akan segera terwujud.
Begitu juga dengan pembangunan properti yang semakin pesat.
Untuk itu, Waringin Hospitality - Hotel Group, yang merupakan jaringan managemen bisnis hotel akan turut andil dalam pengembangan Kota Bekasi melalui Hotel 88. Hotel 88 Bekasi adalah hotel dengan standar internasional Bintang 2, yang didirikan dan dikembangkan oleh Waringin Hospitality - Hotel Group, di Jalan Cut Mutia No.139, Rawa Lumbu, Bekasi Barat.
Hotel ini telah resmi dibuka untuk umum dalam "Soft Opening Hotel 88 Bekasi", Kamis (26/4/2018). Acara dihadiri Piter Wangkar, owner PT Esta Corporationdan managemen Waringin Hospitality Hotel Group.
Acara berlangsung sangat meriah, dengan menghadirkan tarian tradisional saat seremonial gunting pita di pintu lobi Hotel 88 Bekasi.
Hotel 88 Bekasi memiliki 70 kamar dengan 2 tipe, Superior dan Deluxe, yang dilengkapi fasilitas restoran, meeting room, LCD TV dengan TV kabel, full akses internet di semua area hotel, personal safe deposit box, hot shower, dan gratis kopi dan teh di lobi area 24 jam.
Letak Hotel 88 Bekasi sangat strategis, yaitu dekat dengan pusat perbelanjaan yang terkenal di Kota Bekasi, Stadium Candrabaga, pusat pemerintahan, rumah sakit, pintu akses tol keluar Bekasi Barat dan Bandara Halim Perdanakusuma.
Dengan resmi dibukanya Hotel 88 Bekasi, maka di awal 2018 ini sudah beroperasi 16 unit hotel di bawah pengelolaan Waringin Hospitality - Hotel Group, yaitu dari kelas Luminor Hotel (Bintang 3) dan Hotel 88 (Bintang 2), yang tersebar di Jakarta, Bekasi, Bandung, Surabaya, Jambi, Jember.
Proyek-proyek hotel di bawah bendera Waringin Hospitality - Hotel Group yang akan menyusul berikutnya adalah di Jakarta (Blok M, Mangga Besar), Bandung (Asia Afrika), Bekasi, Sidoarjo, Banjarmasin, Batu Licin, Purwokerto, Serang, Gorontalo, Tanjung Selor, Cirebon, Ambon, dan Yogyakarta.
Tag
Berita Terkait
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Tak Ada Jalan, Perahu Jadi Andalan Siswa Berangkat Sekolah di Muara Gembong
-
Bengis! Bocah 4 Tahun di Bekasi Tewas Disiksa Ibu Tiri Pakai Gayung dan Sikat Gigi
-
9 Hari Mencekam! Kisah Wanita di Bekasi Lolos dari Penyekapan Pacar yang Cemburu Buta
-
Balita Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Nyawa Melayang Akibat Luka Parah di Kepala
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba
-
15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?
-
Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala
-
Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku
-
Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia
-
Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China
-
Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal
-
Viral Anak Bakar Ayah Hidup-hidup di Medan, Pelaku Diamuk Massa
-
977 Burung Korban Penyelundupan Kembali ke Langit Gunung Rajabasa
-
Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal