Suara.com - Kerjasama Korea - Indonesia, Usaha Jahe Laer Berkhasiat akan Ditingkatkan.
Jahe Laer adalah produk unik dari KSU Srikandi yang memiliki bahan baku dari suku Baduy dan memiliki khasiat untuk menyehatkan. Melalui penandatanganan program OVOP (Satu Desa satu Produk), produk unik tersebut akan ditingkatkan dan dikembangkan melalui kerjasama antara POSCO ( perusahaan Korea) dan KSU Srikandi.
Park Yong Nam, deputi representatif presiden dari POSCO menyatakan, pihkanya melakukan banyak kontribusi sosial, namun OVOP adalah aktifitas yang baru untuk mengoptimalkan sektor bisnis di Indonesia.
Pada 2013, Presiden Indonesia dan Presiden Korea Selatan melakukan deklarasi untuk memperluas kerjasama bilateral antara kedua negara yang mendorong KOTRA (Korea Trade Investment and Promotion Agency) dan KUKM (Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah) untuk melakukan MOU yang mendukung koperasi OVOP di Indonesia. KOTRA mengajak Perusahaan Korea untuk ikut berpartisipasi untuk mendukung program OVOP.
Professor Dr. Bambang S. Laksmono, praktisi CSR dan Profesor dari Universitas Indonesia (UI) mendukung acara ini dengan memberikan kuliah singkat yang berkaitan dengan aktivitas CSR.
“Melalui pengalaman CSR POSCO yang sukses, kami selalu menemukan bahwa CSR itu secara dasar mencakup dua hal penting. Pertama adalah dimensi teknik seperti perencanaan, anggaran, target, evaluasi dan lainnya," katanya.
Menurutnya, sama pentingnya dalam mengembangkan produktifitas masyarakat adalah proses membangun hubungan dan komunikasi dengan pemangku kepentingan untuk menciptakan harmoni dan program yang berkelanjutan. Bagaimana kami dapat berkomunikasi dengan kepercayaan untuk tujuan umum dan pertumbuhan yang sukses.
Dalam hal ini kerjasama Korea - Indonesia dalam mengembangkan usaha Jahe Laer yang berkhasiat diharapkan meningkatkan sektor bisnis Korea - Indonesia.
Baca Juga: Program G to G, BNP2TKI Raih Peringkat ke-3 di Konferensi EPS Korea Selatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung