Suara.com - Minuman herbal merupakan minuman menyehatkan yang banyak dicari masyarakat, terutama selama pandemi karena dapat meningkatkan imunitas tubuh untuk menurunkan risiko terkena penyakit, termasuk Coronavirus Covid-19.
Tak heran bila kini banyak bermunculan ragam minuman herbal yang menawarkan banyak khasiat bagi kesehatan, salah satunya Sonnentor -- merek produk rempah organik asal Austria.
Selain memproduksi beragam bumbu rempah untuk masakan, merek produk tersebut juga memiliki lini rempah untuk minuman. Lini minuman rempah organiknya bahkan menjadi salah satu favorit bagi masyarakat di Eropa, karena selain bahan alaminya organik yang berkualitas, juga dikemas secara praktis, dan manfaat sehatnya benar-benar terasa di tubuh.
Beberapa minuman herbal favorit dari Sonnentor antara lain:
1. Ginger Energy (jahe)
Jenis teh ini pas untuk dinikmati di musim hujan menjelang pancaroba. Seduh Ginger Energy dengan 200 ml air panas 100°C, jangan terlalu banyak air karena akan membuat rasa teh kurang pekat, diamkan selama kurang lebih 5 menit, lalu langsung diminum sebelum dingin.
Dengan kandungan jahe organik 30 persen, rasa jahenya cukup mendominasi teh, dan terasa hangat di tubuh setelah meneguk tehnya, sesuai dengan namanya Ginger energy.
2. Turmeric Latte Ginger (kunyit jahe latte)
Minuman ini disebut juga golden milk, mengandung 53 persen bubuk kunyit organik, 15 persen bubuk jahe organik, dan beberapa rempah organik lainnya.
Selain itu, ada pula Turmeric Latte Vanilla (kunyit vanilla) yang mengandung bubuk kunyit dan bubuk vanilla yang merupakan bahan organik alami.
Baca Juga: Obat Asam Lambung: Herbal dan Konvensional, Kenali Gejala dan Penyebabnya
Cara penyajian pun cukup mudah. Taruh 1 sendok teh turmeric latte kedalam 250 ml susu, panaskan, dan tambahkan sedikit gula merah atau gula batu. Aduk rata dan diamkan sebentar agar ampas kunyit mengendap, dan turmeric latte pun siap dinikmati.
Selain dengan susu, turmeric latte ini juga bisa dinikmati dengan air lalu ditambah dengan madu.
3. Teh klasik "Gone With The Wind"
Minuman ini mengandung adas manis dan jintan yang tidak hanya memberikan aroma manis dan pedas, tetapi juga ringan. Sangat nikmat diminum dalam cuaca yang dingin di masa pandemi ini.
Tidak hanya mampu menghangatkan tubuh, namun juga menenangkan hati dan pikiran.
4. Stormy Weather Tea
Minuman ini merupakan best seller teh herbal terbaik. Konsumen menyukainya, karena rasanya yang hangat menyeluruh saat diminum, namun juga terasa manis dan segar karena kandungan Sage, bunga jeruk nipis, chamomile dan elderberry memberi teh ini warna kuning yang kaya.
Rasanya gurih dengan aroma segar, sedikit manis dan sejuk dari kandungan mint-nya. Teh ini cocok dengan hidangan ringan dan baik untuk pencernaan karena rasa manisnya yang halus. Selain itu, teh ini juga sangat baik dikonsumsi saat batuk.
Ragam minuman herbal organik dari Sonnentor tersebut bisa Anda dapatkan dengan harga relatif terjangkau, mulai dari Rp 40 ribuan di Tokopedia, Shopee, dan Blibli.
Berita Terkait
-
DKI Kembangkan Pusat Olah Organik Ciangir untuk Perkuat Ketahanan Pangan, Seberapa Efektif?
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
Bisakah "Apartemen Ayam-Maggot" Menjadi Solusi Sampah Organik di Kota?
-
2 Kopi Lokal Berbahaya Temuan BPOM, Mengandung Obat Keras dan Pakai Izin Edar Palsu
-
Sampah Organik di Kota Depok Masih Menumpuk, Bisakah Maggot Menjadi Solusi?
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana