Suara.com - Tenaga kesehatan merupakan salah satu kelompok pekerja dengan beban stres paling tinggi saat ini.
Di rumah sakit, tenaga kesehatan merawat pasien Covid-19 yang membuat mereka berisiko terpapar. Sementara di sentra vaksinasi, mereka menyuntikkan ratusan hingga ribuan dosis vaksin Covid-19 setiap harinya demi mengurangi risiko penularan dan penyebaran Covid-19.
Untuk mengurangi beban stres, mengonsumsi es krim bisa menjadi solusi yang menyenangkan. Sebab, kandungan gula dalam es krim memicu pelepasan hormon serotonin dalam tubuh.
Serotonin adalah hormon yang memberikan perasaan senang dan nyaman, serta mampu meredakan stres.
Es krim memiliki manfaat untuk memberi tambahan energi instan, yang membuat seseorang lebih bersemangat. Es krim juga tinggi kalsium dari susu, yang membantu memperkuat tulang.
Hal inilah yang mendasari Yili Group dan PT Green Asia Food Indonesia (GAFI) bekerja sama dengan Dinas Sosial DKI Jakarta dan Jawa Barat untuk menyumabngkan lebih dari 500.000 es krim Joyday kepada lebih dari 70 rumah sakit, 7 sentra vaksinasi, dan 20 panti asuhan serta masyarakat tidak mampu di Jabodetabek.
"Besarnya dedikasi, kerja keras, dan pengorbanan para tenaga kesehatan dan pengasuh panti asuhan tidak bisa dipandang sebelah mata. Melalui es krim ini, kami berharap dapat membangkitkan kegembiraan di hati para pahlawan hari ini, yaitu para tenaga kesehatan kita dalam menghadapi pandemi ini," kata perwakilan manajemen Yili Group, Yu Miao.
Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Premi Lasari mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yili Group dan GAFI atas kerja samanya dalam mendistribusikan es krim di sekitar 20 titik di seluruh Jakarta.
"Es krim akan dibagikan kepada masyarakat, khususnya anak-anak. Kami berharap ini bisa sedikit menghibur di tengah pandemi, apalagi kita berada di PPKM Level 4 yang mengharuskan anak-anak ini untuk tetap berada di rumah setiap saat," ujar Premi.
Baca Juga: Sisca Kohl Bikin Es Krim Cabai, Terkejut karena Rasanya Pedas Menggigit
Sekretaris Perhimpunan Apoteker Indonesia Cabang DKI Jakarta (PD Ikatan Apoteker Indonesia DKI Jakarta/ IAI) apt. Drs. Adeng Faturrahman menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada GAFI.
"Semua petugas kesehatan sangat senang dan gembira saat pertama kali mendengar tentang donasi es krim Joyday. Begitu es krim tiba di rumah sakit, mereka semua mengucapkan terima kasih. Alhamdulillah, meski sudah bekerja keras kami terhibur hanya dengan menikmati es krim yang enak dan segar," ujar Drs. Adeng.
Selain distribusi es krim, Yili Group dan GAFI telah meluncurkan program pemulihan ekonomi yang ditujukan bagi UMKM bersama pemerintah Jawa Barat melalui distribusi sepeda modifikasi dan distribusi es krim Joyday kepada ratusan reseller di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Berita Terkait
-
Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi
-
Buntut Kasus dr Icha, Kemenkes Izinkan Nakes Stop Layanan Jika Terintimidasi
-
Dokter Icha Tewas Diduga Diintimidasi Anggota DPRD, Puan Maharani Murka: Usut Tuntas!
-
Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat
-
Miris! Menkes Budi Bongkar Sisi Gelap Dunia Medis: Banyak Nakes Kena Bullying dari Seniornya
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Segera Usai, Apa Saja Kegiatan Pemain setelah Ini?
-
4 Tahun Mangkrak Usai Kebakaran, Pramono Buka Pintu bagi Investor Rombak Jakarta Islamic Centre
-
Sampah Menggunung 2 Meter di Rusun Waduk Pluit, Pramono Target Bakal Beres 10 Hari
-
D.O. EXO Diincar jadi Pemeran Utama Drama Zombie Unik We Are the Zombies
-
Dokter Tifa Optimis Eksepsi Diterima Hakim: Allah Bersama dengan Kami
-
Selat Hormuz Diwarnai Perang Besar AS-Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam!
-
Jangan Buang Minyak Bekas ke Wastafel! Ini Dampaknya
-
'Penyakit Mematikan' Argentina: Mengapa Inggris dan Lawan Lainnya Selalu Runtuh di Menit Akhir?
-
Wajah Oval Berhijab Makin Cantik dengan 5 Model Kacamata Ini, Anti Pusing dan Tetap Stylish!
-
ITS Uji Coba Traktor Perahu Listrik, Jawab Tantangan Bertani di Lahan Gambut