Suara.com - Menurut data The State of Food Security and Nutrition in the World 2021, sebelum mencapai target Zero Hunger pada tahun 2030 yang sudah ditetapkan dunia, sekitar 660 juta orang akan menderita kelaparan. Dalam hal akses pendidikan universal, UNESCO menyatakan, 220 juta anak, remaja, dan pemuda masih akan putus sekolah pada tahun 2030.
Fakta yang diugkapkan berdasarkan survei dan penelitian ini dinilai memprihatinkan. Sejumlah badan dan lembaga berusaha untuk meminimalisir hal ini dengan melakukan banyak kegiatan amal.
CoinEx Charity, sebuah organisasi amal di bawah CoinEx, telah meluncurkan dana amal 10 juta dolas AS demi mengejar misinya untuk "membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik melalui blockchain".
CoinEx Charity sendiri fokus pada kesejahteraan publik global, terutama pada pengembangan manusia, pendidikan, pengentasan kemiskinan, dan bantuan darurat.
Karena menghormati komitmen aslinya untuk memberikan kembali kepada masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan publik, CoinEx Charity telah menyelenggarakan acara amal di banyak negara, termasuk Filipina dan Nigeria sejak 2021. Tahun ini, CoinEx Charity meluncurkan dana amal senilai 10 juta dolar AS untuk memberdayakan amal global melalui pengaruh sosialnya.
CoinEx Charity telah meluncurkan acara amal di seluruh dunia mulai 2021. Organisasi ini menyediakan perlengkapan hidup dan bantuan medis untuk orang-orang di daerah miskin dan membantu anak-anak di berbagai negara mendapatkan akses yang sama ke pendidikan.
CoinEx Charity juga memiliki misi untuk memberikan contoh dalam mempromosikan amal global dan memperluas pengaruhnya terhadap kesejahteraan masyarakat.
Pada Desember 2021, CoinEx Charity menyumbangkan 700 paket perawatan untuk anak-anak di Rumah Sakit Pendidikan Uniuyodi Nigeria. Setelah Topan Rai melanda Filipina pada Januari 2022, CoinEx mengirimkan bantuan ke negara ini dan segera mengirim tim pendukung untuk menawarkan bantuan darurat, termasuk 300 paket pasokan yang berisi beras, mi, sarden, air, roti, biskuit, dan pemasok harian lainnya.
Selain pemberian perbekalan darurat, CoinEx juga memberikan donasi dana kepada pemerintah daerah untuk membantu penanggulangan bencana dan rekonstruksi.
Baca Juga: Krisis Pangan Dunia Semakin Dekat Jika Rusia dan Ukraina Tak Segera Berdamai
Berita Terkait
-
Krisis Pangan Dunia Semakin Dekat Jika Rusia dan Ukraina Tak Segera Berdamai
-
Program Semangat Pagi Indonesia, Upaya Foodcycle Penuhi Gizi Anak Kurang Beruntung
-
Dilanda Kekeringan Parah hingga Ternak Mati, 13 Juta Orang Terancam Kelaparan di Tanduk Afrika
-
Survei Sebut Masyarakat Dunia Semakin Kurang Tidur
-
Sri Mulyani: 2050, 70 Persen Warga Dunia akan Tinggal di Kota
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
Terkini
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Walkot Tangsel Naik Tank Saat HUT RI Kena Semprot Netizen: Jalan Benerin, Bukan Dadah-Dadah
-
Sindir Orde Baru, Megawati: Soekarno Ditahan Tanpa Pengadilan karena Pak Harto Ingin Jadi Presiden
-
Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
-
LPDB Koperasi Rayakan Dua Dekade dengan Berbagi, Salurkan Ratusan Paket Bantuan Sosial untuk Lansia
-
Pesan Tegas Shin Tae-yong di Hari Kemerdekaan Indonesia
-
Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
-
Tips Jaga Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA di Musim Kemarau
-
Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya
-
Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran, Tawa Pecah di Istana