Suara.com - Sejak menikah dengan Venna Melinda, Ferry Irawan seakan tak lagi mengalami masalah saraf kejepit, yang sudah cukup lama dialaminya. Tapi rupanya, 45 tahun ini masih mengalami masalah terhadap penyakitnya tersebut hingga kini.
Ferry Irawan pun tak mau mendiamkan masalah ini berlarut-larut dan mencari informasi pengobatan yang tepat. Apalagi, selama ini kekhawatiran Ferry adalah bila harus menjalani bedah atau oprasi besar.
Hingga akihirnya, Ferry Irawan menemukan Klinik Lamina Pain and Spine Center dan YouTube. Setelah mendapatkan informasi yang cukup, Ferry ditemani Venna Melinda pun mendatangi klinik tersebut dan menjalani serangkaian tes dan didiagnosa mengalami saraf kejepit di leher.
Dari hasil diagnosa, tim dokter menyarankan agar Ferry Irawan menjalani tindakan non bedah yaitu endoskopi PECD.
Menurut Dr Mahdian Nur Nasution, penyakit saraf kejepit di leher seperti yang dialami Ferry Irawan umum terjadi. Salah satu faktor penyebab biasanya karena salah dalam posisi tidur, atau juga karena terlalu lama bermain ponsel sambil menunduk.
Dr Mahdian yang merupakan dokter bedah spesialis saraf ini pun menyarankan Ferry Irawan untuk melakukan teknik pengobatan endoskopi PECD. Kata Dr Mahdian, tindakan ini lebih aman dan minim risiko.
"Jadi memang sudah lama nih Dok, saya merasakan leher sering kaku, ditambah nyerinya ini menjalar sampai ke lengan jadi rasanya kok kaya kebas," kata Ferry Irawan.
Ferry Irawan juga mengungkapkan jika ia merasa takut untuk menjalani operasi. Pasalnya, operasi besar atau konvensional ini bisa menyebabkan kerusakan permanen seperti lumpuh pada sebagian tubuh.
Saraf kejepit di leher atau radikulopati servikal terjadi ketika ada bantalan tulang yang menonjol keluar dan menekan saraf di sekitarnya. Penyebabnya pun beragam, seperti faktor degeneratif, postur tubuh yang salah, cedera, radang sendi leher, ataupun obesitas.
Baca Juga: VIDEO Reaksi Jijik Verrell Bramasta saat Datangi Tempat Kumuh, Tuai Pro Kontra
Percutaneous Endoscopic Cervical Discectomy (PECD) ini adalah teknik endoskopi Joimax dari Jerman sebagai tindakan minimal invasif untuk mengatasi saraf kejepit di leher. Lamina Pain and Spine Center merupakan satu-satunya klinik tulang belakang yang menggunakan teknik endoskopi PECD Joimax ini.
PECD bekerja dengan menggunakan selongsong kamera berdiameter 4mm, untuk mengambil atau melepaskan bantalan tulang yang menjepit saraf. Dengan PECD, luka sayatan juga minimal, sehingga tidak perlu mengganti bantalan tulang ataupun memberikan pen pada tulang leher.
Berita Terkait
-
Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir
-
2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit
-
Meninggal di Tempat Pijat, Ayah Venna Melinda Ternyata Punya Riwayat Sakit Jantung
-
Tubuh Mendadak Kaku, Kronologi Lengkap Meninggalnya Ayah Venna Melinda di Tempat Pijat
-
Ayah Venna Melinda Punya Anak Berkebutuhan Khusus, Kini Tak Tahu Dirawat Siapa
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen
-
Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027
-
Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA
-
Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian
-
Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya
-
Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap
-
Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran
-
Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak
-
Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib
-
Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong