Suara.com - Upaya untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir, dengan memperhatikan kebutuhan solar atau BBM untuk melaut menjadi salah satu topik yang diangkat dalam "Ngopbar Sersan". Acara ini diprakarsai oleh DPD Ikatan Keluarga Alumni (IKAL) Lemhannas RI Jabar, di Hotel Santika Bandung, Jawa Barat.
"Dalam pertemuan tersebut, saya mengusulkan upaya untuk mengangkat kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir, dengan memperhatikan kebutuhan solar atau BBM untuk melaut. Sebaiknya kebutuhan BBM terpenuhi setiap harinya, sehingga nelayan tidak perlu mencari jauh-jauh BBM dari lingkungannya," kata Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa, merupakan alumni Pelatihan Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan Lemhanas Angkatan II Tahun 2022.
Selain itu, kesejahteraan hidup masyarakat pesisir juga menjadi prioritas yang harus diperhatikan oleh pemangku kepentingan bersama anggota IKAL Lemhannas RI se-Jabar.
"Masyarakat pesisir dapat diajak untuk memanfaatkan potensi yang tersedia di sekitar lingkungannya, misalnya memanfaatkan hasil tangkapan ikan atau membuat kerajinan tangan dari hasil laut yang ada," ujarnya.
Ngopbar Sersan juga dimanfaatkan para pengurus DPD IKAL Jabar sebagai ajang silaturahmi, yang mempertemukan para alumni.
"Pertemuan ini juga dapat dijadikan ruang ekspresi para alumni untuk mengambil bagian dari keluarga IKAL," ujar Ketua DPD IKAL Jabar, Mayjend TNI (P) Deni K Irawan.
Sebelumnya, Ketua DPD IKAL Lemhannas Jabar telah memberikan mandat kepada Usep Wahyu, SH untuk bertindak sebagai fasilitator yang menampung pokok-pokok dalam pembahasan.
"Dalam pertemuan tersebut beberapa hal menjadi pembahasan antara lain, Konsolidasi KBS PUP/ Bin & Laks Taplai lintas angkatan adalah penguatan organisasi IKAL Jawa Barat, menguatkan kedudukan IKAL Jabar sebagai organisasi di wilayah, serta upaya mewujudkan kesekretariatan IKAL Jabar yang representatif," kata Usep.
Berita Terkait
-
Wapres Ma'ruf Akui Potensi Besar Kelautan Belum Diimbangi Kesejahteraan Nelayan, Padahal Kerjanya Berisiko Tinggi
-
Kabupaten Majene Cari Solusi Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan Dari Masalah Sistem Bagi Hasil
-
Mahasiswa Universitas Sulawesi Barat Belajar Pemberdayaan Masyarakat Pesisir di Rumah Penyu
-
Vaksinasi Covid-19 untuk Warga Pesisir dan Kepulauan di Makassar
-
Tingkatkan Kesejahteraan, Menteri KKP Bakal Beri Uang Pensiun untuk Nelayan
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
5 Tips Meletakkan Sepatu di Rumah Menurut Feng Shui agar Rezeki Tidak Seret
-
3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU