Suara.com - MSG telah digunakan sebagai bahan penyedap masakan sejak puluhan tahun yang lalu. Bahan ini dipakai untuk menghasilkan rasa gurih.
Rasa gurihnya mirip dengan glutamat yang diproduksi secara alami oleh bahan makanan segar, seperti tomat, asparagus, keju, susu, ikan, dan daging.
Bahaya terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung MSG
Pada dasarnya MSG adalah bahan penyedap rasa yang aman dan berguna untuk makanan. Akan tetapi, MSG tidak boleh dikonsumsi berlebihan.
Ada beberapa efek samping dan dampak yang ditimbulkan karena terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung MSG.
1. Sakit kepala
Pernahkah Anda merasa sakit kepala yang serasa menusuk setelah mengonsumsi makanan tertentu? Bisa jadi penyebabnya adalah makan makanan yang terlalu banyak mengandung MSG.
Konsumsi MSG yang berlebihan dapat memicu pelebaran pembuluh darah. Proses pelebaran pembuluh darah ini dapat berpengaruh pada aktivitas-aktivitas yang tidak normal pada saraf-saraf otak.
Hal inilah yang jadi penyebab kenapa MSG yang dikonsumsi secara berlebihan dapat rentan memicu sakit kepala. Kondisi ini menjadi akibat dari saraf di otak yang terstimulasi secara berlebihan.
Baca Juga: Bahaya! Bayam Bisa Menjadi Racun Bagi Tubuh Jika Dipanaskan Berkali-kali
Bila kondisi ini terus-terusan terjadi, dapat menyebabkan kematian sel-sel saraf di otak (neuron). Padahal, neuron berperan sangat penting untuk menjalankan fungsi otak.
2. Kenaikan tekanan darah
Tak hanya itu, kandungan asam glutamat pada MSG juga bisa membuat pembuluh darah Anda menyempit dan melebar.
Penyempitan dan pelebaran pembuluh darah ini dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah yang signifikan.
Alhasil, tekanan darah Anda akan cenderung lebih tinggi setelah mengonsumsi makanan yang mengandung MSG secara berlebihan.
3. Berat badan cenderung bertambah
Tag
Berita Terkait
-
Tips! Menggemukkan Badan Secara Alami
-
Hati-hati Nyeri Tulang Belakang, Kata dr.Zaidul Akbar Coba Lakukan Bekam dan Konsumsi Bahan Herbal Ini Biar Sehat!
-
Coba Tips Kesehatan dr.Zaidul Akbar, Ada Rahasia Buat Hilangkan Kantung Pada Mata, Coba Pakai 6 Bahan Herbal Ini
-
Stok Vaksin Habis di Tanjungpinang, Warga Keluhkan Tak Bisa Naik Kapal dan Pesawat karena Harus Booster
-
Layanan Kacamata bagi Peserta JKN-KIS di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sumedang Kian Mudah
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
Terkini
-
Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?
-
Geisz Chalifah Dipanggil KPK, Kasus Gratifikasi Tambang Batu Bara Rita Widyasari Kembali Bergulir
-
Pekerja Bangunan di Blitar Meregang Nyawa Saat Memlester Dinding, Polisi Selidiki Penyebabnya
-
A Spoonful of the Sea, Tradisi Ulang Tahun Korea yang Menghangatkan Hati
-
Pemkab Siak Klaim Tangani 152 Km Jalan Kabupaten yang Rusak
-
Rilis Final Trailer Film "Dan Bandung", Kisah Perjuangan Cinta Yang Siap Mengaduk Emosi Penonton
-
Buku The Principles of Power: Seni Menguasai Pengaruh Secara Etis
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Kejutan Survei SMRC: Jika Pilpres Digelar Sekarang, Prabowo Tidak Akan Terpilih Lagi
-
Plt Bupati Sukoharjo Jalani Pemeriksaan KPK, Penyidikan Kasus Etik Suryani Bergulir