Suara.com - Makanan Korea telah menjadi salah satu menu favorit masyarakat Indonesia. Noodle mendapat tempat di hati penggemar makanan Korea, maka tak heran jika Jajang-Myeon dan Jjamppong menjadi andalan Paik’s Noodle.
Paik’s Noodle Indonesia merupakan restoran mi yang mengusung gaya China Korea, yang dibeli franchise oleh pengusaha asal Korea, Song Yeongjin. Restoran ini dimiliki The Born Group Baek Jong Won, yang berdiri sejak 2006 di wilayah kuliner bergengsi di Seoul, Korea Selatan.
Menu-menu khas restoran ini ternyata juga disukai di Indonesia, yang kemudian dihadirkan oleh PT Indiek Internasional. Sejak 2016, perusahaan ini terus berkembang dan memperluas jangkauan afiliasinya.
Salah satu afiliasi yang dimiliki PT Indiek Internasional, yaitu PT Korean FnB Indonesia. Pada akhir 2022, PT Korean FNB Indonesia membentuk PT Paik’s Noodle Indonesia dan membuka gerai baru Paik’s Noodle pertama di Indonesia, yang merupakan franchise dari The Born Group yang berasal dari Korea Selatan, di Gandaria City, Jakarta, Rabu (21/12/2023).
Setelah bertahun-tahun menyajikan berbagai macam menu, kini Paik’s Noodle mengembangkan bisnisnya dengan fokus terhadap beberapa menu andalan yang merepresentatifkan dari brand Paik’s Noodle, antara lain Jajang-Myeon dan Jjamppong.
Dalam 13 tahun terakhir, Paik Noodle berhasil membuka 230 gerai Paik Noodle di Korea.
“Kami percaya bahwa filosofi yang mengangkat kebudayaan Korea dan dibawakan ke Indonesia ini menjadikan strategi yang tidak salah, apalagi anime masyarakat Asia terhadap kebudayaan Korea sangat besar. Kami yakin, franchise Paik’s Noodle mampu memberikan dan membawa citar asa dan kebudayaan Korea ke selera Indonesia,” ujar Song Yeongjin, CEO of Paik’s Noodle Indonesia.
Song Yeongjin merupakan warga negara Korea Selatan, seorang pengusaha yang memulai kariernya di Indonesia sebagai arsitek selama 10 tahun dan memulai usaha di Indonesia sejak 2016. Song Yeongjin memulai usaha dengan mendirikan PT Indiek Internasional, yang membeli franchise ternama Paik’s Noodle.
Paik’s Noodle yang tergabung dalam The Born Group ini didirikan oleh Baek Jong Won, yang dikenal dengan Paik Jong Won. Ia merupakan seorang food recipe's creator, peneliti pangan, entertainer, penulis, esais dan pengusaha asal Korea Selatan.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Restoran Korea di Jogja, Bisa Sewa Hanbok Juga!
Ia juga dikenal sebagai peneliti masakan dan sering berbagi cerita tentang lezatnya makanan di berbagai program TV.
“Kebersihan selalu menjadi masalah utama dari restoran China Korea. Kami memodifikasi tata letak pada tiap gerai Paik’s Noodle menjadi very opened kitchen. Opened kitchen adalah metode lain untuk berkomunikasi dengan pelanggan secara normal,” tambah CEO of Paik’s Noodle, Baek Jong Won.
Paik's Noodle adalah restoran yang mengusung gaya Cina Korea pertama yang mulai membangun kepercayaan dalam kebersihan dengan pelanggan. Dengan konsep open kitchen, customer dapat melihat bagaimana proses masak dan juga kehigenisan yang ditunjukan.
Salah satu yang perlu diperhatikan dalam menjalankan restoran China Korea adalah memperkerjakan seorang kepala profesional. Hal ini dilakukan untuk mengurangi berbagai jenis menu agar tetap fokus pada saus rahasia (secret sauce).
Berita Terkait
-
4 Makanan Korea yang Populer di Indonesia, Kamu Pernah Coba Nggak?
-
7 Makanan Korea Pedas Cocok untuk Hangatkan Tubuh di Cuaca Hujan
-
Modal Rp20 Ribu, Wanita Ini Bisa Bikin Sajian Daechang Viral yang Renyah
-
Apa itu Deachang? Makanan Korea Selatan yang Viral di TikTok
-
Viral Daechang Makanan Korea dari Usus Sapi, Ternyata Begini Penampakan dan Cita Rasanya
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Pengadaan Kipas Angin 1,8 T untuk KDMP: Potret Buram Akuntabilitas Anggaran
-
Ngeluh Gaji PPPK? Mendagri Tito Tantang Pemda: Bedah APBD dan Efisiensi Dulu!
-
3 Parfum Mykonos Wangi Gourmand yang Manis dan Tahan Lama Sesuai Review Pembeli
-
3 Rekomendasi Pasta Dempul Ajaib untuk Tambal Tembok Rumah yang Retak, Cuman Rp20 Ribuan
-
Tampang Bak BMW Harga di Bawah Brio, Intip Pesona Skoda Slavia
-
Ulasan Novel Gagal Menjadi Manusia: Karya Paling Kelam Osamu Dazai
-
Bengis! Bocah 4 Tahun di Bekasi Tewas Disiksa Ibu Tiri Pakai Gayung dan Sikat Gigi
-
Isu PTDI Dijual ke Asing Mencuat, Bosnya Akui Prabowo Minta Kerjasama Dengan Industri Global
-
Manga Aksi-Time Travel Fate Rewinder Diadaptasi Anime TV, Tayang April 2027
-
Mikroplastik Tembus Lautan Dalam, Keseimbangan Ekosistem Laut Terganggu