Suara.com - PT Tripatra Engineers and Constructors (TRIPATRA), penyedia solusi berbasis rekayasa teknik terkemuka di Indonesia, yang bermitra dengan PT Saipem Indonesia ("Saipem") dan Daewoo Engineering & Construction Co, Ltd. ("Daewoo"), meraih kontrak Front-End Engineering and Design (FEED) untuk fasilitas hulu proyek PNG LNG.
Proyek yang yang dioperasikan di negara tetangga, Papua New Guinea (PNG), ini akan mencakup pembangunan fasilitas hulu, termasuk fasilitas pengolahan sentral, well pad dan infrastruktur terkait. Kontrak ini meliputi FEED tahap 2 dari fasilitas pengolahan sentral hulu (central processing facility/CPF) dan pembangunan well pad untuk Elk-Antelope, yang akan memasok gas alam untuk PNG LNG.
Raymond Naldi Rasfuldi, President Director & CEO TRIPATRA, mengungkapkan rasa bersyukurnya karena telah dipercaya untuk proyek PNG LNG yang penting ini. "Kami merasa terhormat telah terpilih untuk proyek penting ini, dan kami berkomitmen untuk memberikan solusi rekayasa teknik terbaik bersama dengan mitra kami agar proyek PNG LNG ini dapat berjalan sesuai dengan perencanaan," kata Raymond.
TRIPATRA memiliki pengalaman yang beragam dalam mengembangkan dan meyediakan solusi teknik terintegrasi, termasuk FEED, rekayasa teknik, pengadaan, dan konstruksi (EPC) serta Operations & Maintenance (O&M), dalam pengembangan proyek LNG.
“TRIPATRA memiliki rekam jejak yang telah terbukti dalam memberikan layanan berkualitas tinggi dan dapat memberikan ruang lingkup pekerjaan yang berkelanjutan, serta didukung dengan kemampuan teknik dan teknologi yang kompeten untuk mengelola tantangan dalam proyek ini,” tutup Raymond.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Kado Merdeka di Balik Jeruji: 718 Napi Lapas Bandar Lampung Dapat Remisi, Satu Orang Langsung Pulang
-
6 Cara Membaca Birth Chart Astrologi untuk Pemula, Mulai dari Big Three
-
Tiru Sukses India, Gerindra Beberkan Alasan Prabowo Perjuangkan Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora
-
BBRI Diborong Saat IHSG Melemah, Analis Ungkap Proyeksi Pasar Saham Hari Ini
-
Wall Street Melemah, IHSG Diproyeksi Sideways Cenderung Menguat Hari Ini
-
5 Cara Touch Up Bedak Padat di Atas Makeup yang Mulai Luntur agar Wajah Kembali Flawless
-
Apes! Peras Pemain Judol, Dua Polisi di Gresik Malah Dikepung Massa
-
Kantor dan Sekolah Boleh WFH atau PJJ 18 Agustus, Ini Skema dari Pemerintah
-
Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!
-
Semarak Perayaan HUT RI ke-81 di Bundaran HI