Suara.com - Politeknik STMI Jakarta sebagai salah satu unit pendidikan tinggi vokasi di bidang otomotif yang berada di bawah naungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian terus melakukan upaya peningkatan sinergi dan kerjasama dengan industri.
Kerjasama dan kolaborasi dengan dunia industri dapat diwujudkan dalam bentuk menyusun kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri, pemagangan/Prakerin, penempatan lulusan, sertifikasi kompetensi dan evaluasi program.
Salah satu upaya meningkatkan kolaborasi ini dilakukan dengan mengadakan temu industri di tahun 2023, acara ini dihadiri oleh 52 industri di sekitar Jabodetabek. Temu Industri ini juga dihadiri oleh Kepala BPSDMI Kementerian Perindustrian, Masrokhan dan Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri (PPPVI), Emmy Suryandari.
Masrokhan mengatakan temu Industri ini sejalan dengan upaya Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk menghasilkan tenaga kerja industri yang memiliki kompetensi melalui kolaborasi dengan berbagai mitra industri. Industri otomotif nasional sendiri mencapai total kapasitas produksi 2,35 juta unit tiap tahun. Kegiatan tersebut menyerap tenaga kerja langsung sampai 38.000 orang.
"Tercatat penyerapan tenaga kerja di sepanjang rantai nilai industri otomotif, termasuk pada sektor industri kecil dan menengah (IKM) pada bidang komponen juga mampu mencapai lebih dari 1,5 juta tenaga kerja. Oleh karena itu semua lembaga pendidikan vokasi industri dibawah BPSDMI Kemenperin harus dapat menjalin kemitraan yang erat dengan berbagai pihak, dengan tujuan untuk menghasilkan tenaga kerja industri yang siap bekerja, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun di tingkat internasional,” ujar Masrokhan.
Sementara itu, Kepala Pusat PPVI, Emmy Suryandari juga menjelaskan tentang pentingnya pendidikan dual
system untuk mewujudkan SDM Industri Kompeten.
“Dalam pendidikan dual system, peran industri sangat penting agar lulusan memiliki pengalaman kerja yang nyata dan sesuai dengan kebutuhan industri. Kemitraan antara unit pendidikan tinggi vokasi dengan mitra industri penting, termasuk di Politeknik STMI Jakarta, untuk menghadapi tantangan industri di Indonesia dan diperlukan peningkatan kompetensi untuk terus bersaing secara global,” ucap Emmy.
Politeknik STMI Jakarta memiliki lima program studi yang berkaitan dengan bidang industri otomotif, yakni program studi Teknik Industri Otomotif (TIO), Sistem Informasi Industri Otomotif (SIIO), Teknik Kimia Polimer (TKP), Administrasi Bisnis Otomotif (ABO), dan Teknologi Rekayasa Otomotif (TRO) yang sudah menerapkan pendidikan dual system dengan praktik kerja industri selama satu tahun.
“Dalam rentang waktu bulan Januari sampai dengan April 2023, Politeknik STMI Jakarta telah bekerja sama dengan 82 perusahaan otomotif dan pendukungnya untuk menempatkan 253 mahasiswa Prakerin (Praktik Kerja Industri) angkatan 2020 di wilayah Jabodetabek, Karawang dan Bandung. Saya sampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para pimpinan perusahaan, HR Division, dan para pembimbing di perusahaan. Semoga menguatkan kemitraan antara Politeknik STMI Jakarta dengan industri untuk menyiapkan tenaga kerja industri yang kompeten dan berdaya saing global” jelas Mustofa dalam Laporan Direktur Politeknik STMI Jakarta pada acara temu industri.
Baca Juga: SMP Cinta Laura Menerima Sumbangan Sarana Pembelajaran dari Lions Club Indonesia
Penghargaan diberikan kepada lima mitra industri PT Laksana Tekhnik Makmur, PT Ganding Toolsindo, dan PT Injeksi Plastik oleh BPSDMI Kemenperin kepada industri yang telah berkolaborasi dalam program praktek kerja industri untuk mewujudkan dual system di Politeknik STMI Jakarta.
Selain itu dilaksanakan juga penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Fuji Technica Indonesia, PT Akebono Brake Astra Indonesia dan Inline Group. Direktur Politeknik STMI Jakarta, Mustofa menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan kolaborasi yang akan memperkuat tri darma perguruan tinggi sekaligus mendorong sinergi untuk menciptakan SDM yang siap kerja.
Dalam acara temu industri, BPSDMI Kemenperin juga melakukan sosialisasi sistem informasi Career Development Center (CDC) yang memiliki fungsi sebagai job portal antara lulusan pendidikan vokasi dibawah BPSDMI dengan mitra industri, menyediakan informasi pelatihan kompetensi dan juga berfungsi untuk melakukan pelacakan alumni (tracer study).
Berita Terkait
-
4 Jenis Pengetahuan dalam Psikologi Belajar yang Wajib Kamu Tahu
-
Tiga Proses Penyerapan Bahasa asing Ke dalam bahasa Indonesia
-
Kemdikbudristek Keluarkan Surat Edaran Terkait Wisuda TK-SMA: Tidak Wajib!
-
Biodata Profil dan Riwayat Pendidikan Panji Gumilang Pimpinan Ponpes Al Zaytun Indramayu
-
Dianugerahkan Terbaik se-Indonesia, MUI Kabupaten Bogor Kembali Gelar PKU Angkatan XVII
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Bursa Mineral Segera Meluncur, OJK Buka Lowongan Kerja
-
Kata-kata Justin Hubner Yakinkan Ole Romeny Mudik ke Liga Belanda Bersama Fortuna Sittard
-
Gary Neville Kritik Taktik dan Komentar Tuchel soal 'DNA Inggris' Usai Tersingkir dari Piala Dunia
-
MBG Berpotensi Lebih Menguntungkan Tengkulak daripada Petani
-
5 Film dan Serial Romantis Netflix Paling Banyak Ditonton Sepanjang 2026
-
Final Piala Dunia 2026 Terancam Kabut Asap, Duel Argentina vs Spanyol dalam Ancaman Kebakaran Hutan
-
Kerap Jadi Sorotan, Ini Tugas dan Fungsi Jampidsus Serta 7 Jaksa Agung Muda di Kejagung
-
Igor Tolic Mengikhlaskan Frans Putros Pergi dari Persib Bandung
-
Tren Curhat ke AI Meningkat, Pakar Ingatkan Jangan Bagikan Data Pribadi
-
Lindungi Publik dari Praktik Abal-abal, BNSP Sahkan Lembaga Sertifikasi Sulam Pertama di Indonesia