Suara.com - PT Bumi Resources Tbk. (“Bumi” atau “Perseroan”) menjadi salah satu contoh baik yang disebut dalam sidang dialog pemerintah Indonesia dengan Komite Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Dalam sidang dialog yang dilaksanakan di Palais Wilson, Jenewa, Swiss, Kamis (20/2/2024), Bumi disebutkan telah berhasil menaikkan skor Environmental, Social, and Governance (ESG) secara signifikan berkat Uji Tuntas HAM berdasarkan The United Nations Guiding Principle (UNGP) on Business and Human Rights dan Penilaian Risiko Bisnis dan HAM (Prisma), yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum dan HAM RI.
Direktur Instrumen HAM, Farid Junaedi, yang turut menjadi delegasi Indonesia di UN Committee on Economic, Social and Cultural Rights (CESCR) mengungkapkan, Bumi menjadi perusahaan yang mampu menaikkan skor ESG aspek sosialnya di Bloomberg ESG sebesar 18% dari pelaksanaan Uji Tuntas HAM dan Penilaian Prisma pada tahun sebelumnya.
Pada lain kesempatan, Direktur Jenderal HAM, Dhahana Putra mengapresiasi upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Bumi untuk terus meningkatkan implementasi HAM dalam aktivitas bisnisnya. Menurut Dhahana, yang telah dikerjakan BUMI ini sejalan dengan amanat Peraturan Presiden No. 60 Tahun 2023 Tentang Strategi Nasional Bisnis dan HAM.
“Kami yakin, penerapan bisnis dan HAM yang dilakukan Bumi ini dapat meningkatkan daya saing usaha di tingkat global,” terang Dhahana.
Sementara itu, Presiden Direktur PT Bumi Resources Tbk., Adika Nuraga Bakrie mengatakan, Bumi menjunjung tinggi prinsip-prinsip penghormatan bisnis terhadap HAM.
"Perusahaan telah dua kali dalam kurun waktu dua tahun terakhir melaksanakan uji tuntas HAM oleh pihak independen di seluruh wilayah operasionalnya sebagai wujud komitmen kami," katanya.
“Sebagai bentuk continuous improvement, perusahaan selalu mencari cara untuk memperbaiki kebijakan dan mekanisme pengaduan, melalui uji tuntas HAM, Prisma dan mekanisme lain. Perusahaan senantiasa berupaya proaktif untuk meminimalisir potensi masalah sebelum masalah tersebut muncul," tambah Adika.
Ia menyebut, Bumi juga menjunjung tinggi prinsip kesehatan dan keselamatan kerja, terutama pada operasi pertambangan serta kebebasan berserikat bagi para karyawannya.
Komite Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya merupakan salah satu mekanisme di bawah United Nations Treaty Bodies, yang beranggotakan 18 perwakilan negara. Tugasnya adalah untuk memantau pelaksanaan Kovenan Internasional tentang hak-hak ekonomi, sosial dan budaya di negara-negara pihak.
Berita Terkait
-
BUMI Gelontorkan Hingga 200 Juta Dolar AS untuk Kinerja ESG
-
Tim Ahli Indikasi Geografis Tahun 2024-2028 Diharapkan Dapat Membantu Meningkatkan Permohonan Indikasi Geografis
-
Pendapatan Tembus 4,8 Miliar Dolar AS, BUMI Raih Sejumlah Penghargaan di Bidang ESG
-
Fuel Card 3.0 Kolaborasi Bank KB Bukopin & Pemkot Batam Raih Penghargaan
-
PBB Sebut Israel Lakukan Kejahatan Perang, Bagaimana Aturan Perang dan Maknanya?
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!