SUBANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang, Asep Nuroni memastikan program pembangunan infrastruktur dan Poprpov akan terus berjalan meski kini Kabupaten Subang tengah mengalami defisit keuangan.
Menurutnya, program-program tersebut masuk dalam prioritas Pemerintah Kabupaten Subang. Meskipun dalam kondisi keuangan yang defisit tetap harus berjalan.
Asep yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) kondisi yang dialami Kabupaten Subang ini tentunya akan berdampak pada sejumlah kegiatan di OPD. Namun demikian, dia memastikan program yanag bersifat prioritas tetap aman.
"Kita ada beberpaa kegiatan yang sifatnya tidak priroitas tidak segera, kita tunda dulu, kita prioritaskan yang kegiatan mendesak, seperti infrastruktur dan berkaitaan yang sudah diagendakan sebelumnya seperti porprov," katanya.
Sebelumnya, Pemkab Subang tidak mengajukan APBD Perubahan 2022 mendatang. Alasannya karena salah satunya, kondisi keuangaan daerah dalam kondisi defisit.
"Tadi ditegaskan bupati, bahwa tahun 2022 tidak APBD Perubahan dikarenakan pertama kesehatan APBD sudah defisit di angka Rp199 miliar, jadi kalau dipaksakan untuk melakukan perubahan beaarrti harus ada pendapatan sebanding dengan angka itu," katanya melansir dari tintahijau.com.
Asep memaparkan, terjadinya defisit itu disebabkan beberapa faktor yang diantaranya berkurangnya pendapatan daerah daari Pusat dan dampak dari pengangkatan P3K tanpa diimbangi bantuan Pusat
"Pendapatan dari pusat seperti DAK, DAU ada penurunan, termasuk DID (dana insentif daerah) tidak akan menerima kalau kita tidak mendapat wtp selama lima tahun," kata Asep.
Pengangkatan ribuan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) juga ikut berontribusi defisitnya anggaran Pemkab. Ini dipicu karena tidak diimbangun dengan bertambahnya DAU atau Dana Alokasi Umum. "P3K itu juga berpengaruh karena tidak diiringi dengan DAU," terangnya. ***
Baca Juga: Keuangan Daerah Alami Defisit, Berikut Penjelasan Sekda Subang
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Pemprov Sumbar Bongkar Bangunan Langgar RTRW di Batang Anai, Eksekusi Mulai 16 Februari
-
7 Fakta Mengejutkan Penangkapan Dua Oknum TNI di Babel, Diduga Terlibat Pengiriman Timah
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja