PURWAKARTA - Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Purwakarta didatangi Kapolres Purwakarta dan jajarannya pada Minggu (4/9/2022). Kedatangan Polres Purwakarta ke SPBU ini untuk mengecek ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) setelah terjadi kenaikan harga pada Sabtu (3/9/2022).
“Kami melakukan monitoring ke beberapa SPBU yang ada di wilayah kita untuk memastikan bahwa tidak ada gejolak di masyarakat. Alhamdulillah sejauh ini situasi masih kondusif dan terkendali,” kata Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain, Minggu (4/9/2022).
Edwar menerangkan, monitoring ini akan terus dilakukannya guna mencegah hal tidak diinginkan terjadi. Terlebih setelah pemerintah menaikan harga BBM.
Dia pun mengimbau masyarakat, agar tidak panik sehingga tidak menimbulkan sesuatu yang bisa merugikan. Untuk menjada keamanan dan ketertiban masyarakat, pihaknya telah menerjunkan sejumlah personel untuk berjaga di SPBU.
"Meskipun masyarakat Kabupaten Purwakarta tidak panik, kami akan selalu hadir dan memberikan imbauan kamtibmas di SPBU wilayah hukum Polres Purwakarta," terangnya.
Menurutnya, penjagaan yang dilakukan personel Polres Purwakarta bisa mencegah yang tidak diinginkan terjadi. Kemudian juga bisa mengurungkan niat jahat dari oknum-oknum yang akan melakukan penimbunan BBM.
“Masing-masing SPBU kami tempatkan beberapa personil untuk berjaga-jaga, khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Kami akan terus melakukan pengamanan secara humanis kepada masyarakat, dan memberi imbauan untuk tidak terlalu panik dan terprovokasi hal-hal yang negatif," ucap Edwar.
Ditambahkan Edwar, pihaknya berharap setelah kenaikan BBM ini tidak sampai muncul gejolak di masyarakat yang bisa menimbulkan kerugian nantinya.
"Alhmdulilah masyarakat Kabupaten Purwakarta bisa menerima kenaikan BBM dengan bijak. Masyarakat merasa biasa saja dan menganggap ini merupakan suatu keputusan yang memang harus ikut menyesuaikan. Tentunya kami berharap pada semua warga Purwakarta untuk tidak melakukan sesuatu yang menggangu kondusifitas keamanan dan merugikan diri sendiri maupun orang lain nantinya,” pungkasnya. ***
Baca Juga: Gorengan Comhu Jadi Menu Favorit Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika di Bulan....
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Bongkar Korupsi Petral Hingga Akar, JAMPER Layangkan 4 Tuntutan Tegas ke Kejagung
-
Mendag Klaim MBG Dongkrak Harga Telur, Kini Mendekati HET
-
Terjebak Pregnancy Beauty Standard: Saat Tubuh Ibu Hamil Dijadikan Komoditas Estetika
-
Kemarau Panjang Terjang Bogor, 52 Ribu Warga di 16 Ribu KK Alami Krisis Air Bersih
-
Kubu Jokowi Tegaskan Sidang Dokter Tifa Bisa Lanjut Meski Dakwaan Batal: Jaksa Tinggal Perbaiki
-
Ulasan Pride and Prejudice: Kisah Cinta Klasik yang Tak Lekang oleh Waktu
-
Rupiah Berbalik Melemah pada Kamis Sore, Harga Minyak Jadi Biang Kerok
-
5 Pilihan Benda Pembawa Hoki di Meja Kerja Menurut Feng Shui, Biar Rezeki Lancar dan Tidak Stres
-
Liburan Wisatawan Makassar Berakhir Tragis di Tol Pandaan-Malang: 3 Nyawa Melayang
-
Wajib Kalahkan Kamboja, Jordi Amat Ungkap Target Ambisius Timnas Indonesia di Piala AFF 2026