/
Minggu, 04 September 2022 | 17:46 WIB
Polisi saat mendatangi sejumlah SPBU di Kabupaten Purwakarta (Jabarnews.com)

PURWAKARTA - Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Purwakarta didatangi Kapolres Purwakarta dan jajarannya pada Minggu (4/9/2022). Kedatangan Polres Purwakarta ke SPBU ini untuk mengecek ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) setelah terjadi kenaikan harga pada Sabtu (3/9/2022).

“Kami melakukan monitoring ke beberapa SPBU yang ada di wilayah kita untuk memastikan bahwa tidak ada gejolak di masyarakat. Alhamdulillah sejauh ini situasi masih kondusif dan terkendali,” kata Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain, Minggu (4/9/2022).

Edwar menerangkan, monitoring ini akan terus dilakukannya guna mencegah hal tidak diinginkan terjadi. Terlebih setelah pemerintah menaikan harga BBM.

Dia pun mengimbau masyarakat, agar tidak panik sehingga tidak menimbulkan sesuatu yang bisa merugikan. Untuk menjada keamanan dan ketertiban masyarakat, pihaknya telah menerjunkan sejumlah personel untuk berjaga di SPBU. 

"Meskipun masyarakat Kabupaten Purwakarta tidak panik, kami akan selalu hadir dan memberikan imbauan kamtibmas di SPBU wilayah hukum Polres Purwakarta," terangnya.

Menurutnya, penjagaan yang dilakukan personel Polres Purwakarta bisa mencegah yang tidak diinginkan terjadi. Kemudian juga bisa mengurungkan niat jahat dari oknum-oknum yang akan melakukan penimbunan BBM.

“Masing-masing SPBU kami tempatkan beberapa personil untuk berjaga-jaga, khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Kami akan terus melakukan pengamanan secara humanis kepada masyarakat, dan memberi imbauan untuk tidak terlalu panik dan terprovokasi hal-hal yang negatif," ucap Edwar.

Ditambahkan Edwar, pihaknya berharap setelah kenaikan BBM ini tidak sampai muncul gejolak di masyarakat yang bisa menimbulkan kerugian nantinya.

"Alhmdulilah masyarakat Kabupaten Purwakarta bisa menerima kenaikan BBM dengan bijak. Masyarakat merasa biasa saja dan menganggap ini merupakan suatu keputusan yang memang harus ikut menyesuaikan. Tentunya kami berharap pada semua warga Purwakarta untuk tidak melakukan sesuatu yang menggangu kondusifitas keamanan dan merugikan diri sendiri maupun orang lain nantinya,” pungkasnya. ***

Baca Juga: Gorengan Comhu Jadi Menu Favorit Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika di Bulan....

Load More