PURWAKARTA - Sejumlah kendaraan monil milik Polres Purwakarta disiagkan untuk mengangkut warga yang terkena imbas aksi mogok angkutan kota (Angkot) imbas dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain menerangkan, diturunkannya sejumlah kendaraan milik polisi ini agar tidak ada warga atau penumpang yang terlantar karena aksi angkot mogok beroperasi pada hari ini, Senin (5/9/2022).
Kendaraan-kendaraan tersebut disiagakan di sejumlah lokasi salah satunya di Jalan Veteran tepatnya depan Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Purwakarta.
"Untuk mengantisipasi agar penumpang tidak telantar, kami sudah siapkan mobil polisi untuk mengangkut masyarakat," katanya, Senin (5/9/2022).
Disebutkannya, jumlah kendaraan yang diturunkan membantu warga yakni sebanyak tujuh unit. Pihaknya telah menginstruksikan agar kendaraan ini menyebar ke lokasi-lokasi keramaian untuk membantu warga.
"Para personil kepolisian membantu mengantarkan masyarakat ke lokasi tujuan agar bisa menjalankan aktivitas seperti biasa. Kendaraan bantuan ini diharapkan tidak ada warga yang terlantar di jalan,” katanya.
Edwar mengatakan, aksi ini merupakan salah satu tugas polisi yakni melayani masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
"Meskipun menggunakan sarana transportasi seadanya seperti kendaraan patroli maupun truk pengangkut personil, upaya membantu masyarakat khususnya yang biasa beraktivitas dengan mobil angkutan umum merupakan salah satu bentuk peran pihak kepolisian memberi pelayanan kepada masyarakat," katanya.
Ditambahkannya, Polres Purwakarta juga menggandeng TNI, Dishub dan Satpol PP dalam aksi ini. Para warga ini kemudian akan diantarken ke tempat tujuannya.
Baca Juga: Sopir Angkot di Purwakarta Terpaksa Naikan Tarif, Ini Alasannya
"Tidak hanya menyangkut penegakan hukum, polisi juga memiliki tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam hal apapun. Terlebih pada kondisi-kondisi tertentu seperti saat sopir angkutan umum mogok ini, kita juga punya kewajiban mengatasi dampak yang dirasakan masyarakat," pungkasnya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
MUI Angkat Bicara Soal Status Haji Pejabat yang Terjerat Kasus Korupsi Seperti Dadan Hindayana
-
Dokter Ungkap Pentingnya Kacamata Hitam untuk Bantu Lindungi Mata dari Risiko Tumor
-
Polda Sulbar Tahan Mantan Ketua DPRD Mamuju
-
IHSG Kacau-Balau, Analis Sarankan Investor Ritel Hati-hati dan Perlu Jaga Modal
-
Silmy Karim Lulusan Apa? Ini Riwayat Pendidikan Wamen Imipas yang Jadi Tersangka Kasus Suap
-
Pemerintah Setuju Naikkan Harga Eceran Tertinggi Minyakita
-
Giorgio Antonio CEO Apa? Pacar Sarwendah Klarifikasi Usai Terseret Konflik Rumah Ruben Onsu
-
Guru Besar UGM Soroti Penetapan Dadan sebagai Tersangka: Kenapa Baru Sekarang?
-
Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Ketua Banggar DPR: Sudah Lewati Batas Psikologis
-
Erling Haaland ke Real Madrid Jika Enrique Riquelme Jadi Presiden