Purwasuka - Jawa Barat berhasil meraih penghargaan sebagai Provinsi Terbaik Pertama dalam Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) tingkat Nasional tahun 2022.
Penghargaan yang diberikan Komisi Informasi Pusat (KIP) tersebut diterima Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar, Ika Mardiah didampingi Ketua Komisi Informasi (KI) Jabar Ijang Faisal, di Kota Bekasi, pada Kamis (22/9/2022).
"Jawa Barat meraih nilai tertinggi dalam Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) tahun 2022 dengan meraih nilai 81,93. Hal tersebur diraih dengan peningkatan kapasitas PPID dan kolaborasi dengan berbagai pihak," kata Ika.
Peningkatan kapasitas bagi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang telah dilakukan yaitu dengan membuat agenda kegiatan (timeline) selama satu tahun.
Kemudian peningkatan fasilitas pelayanan informasi, terutama bagi para penyandang disabilitas, yaitu dengan melengkapi sarana dan prasarana dan juga pengembangan aplikasi Sivotun oleh Diskominfo Jabar.
"Pelaksanaan rapat koordinasi, workshop, bimtek, uji konsekuensi, melalui koordinasi dengan berbagai pihak seperti OPD dan kabupaten/kota serta Komisi Informasi yang dikoordinasikan oleh Diskominfo Jabar, selain itu, updating sejumlah peraturan dalam meningkatkan kapasitas SDM PPID," lanjut Ika.
Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Jabar, Ijang Faisal mengungkapkan, edisi buku Indeks Keterbukaan Informasi Publik yang telah diluncurkan oleh KI Pusat memuat kompilasi penilaian Indeks Keterbukaan Informasi Publik oleh KI Pusat.
Ijang juga menyampaikan, bahwa prestasi yang diraih provinsi Jabar tidak lepas dari inovasi dan kolaborasi semua pihak, terutama atas dorongan dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil.
Ijang berharap di masa mendatang terkait keterbukaan informasi publik tidak hanya sebatas kewajiban karena adanya aturan semata, tetapi harus dijadikan budaya baik di masyarakat, terutama di kalangan birokrasi.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
CEK FAKTA: BLT Desa 2026 Rp 300 Ribu per Bulan untuk Warga yang Belum Dapat Bantuan, Benarkah?
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup