Purwasuka - Aplikasi PeduliLindungi berhasil meraih predikat The Best Government Collaboration for Pandemic Solution dalam penghargaan Indonesia Brand Forum (IBF) Tahun 2022.
Penghargaan tersebut diraih berkat keberhasilannya menciptakan kolaborasi dalam penanggulangan krisis pandemi Covid-19 yang telah mewabah.
PeduliLindungi masuk lima pemenang IBF Special Award 2022, dalam penghargaan yang mengangkat tema Brand Collab Champion-Winning Thru Coopetition Not Competition.
Predikat tersebut diraih PeduliLindungi setelah melewati seleksi dari 30 brand kolaborator paling sukses yang dikurasi lebih dari 100 dari 100 brand yang ada di Indonesia.
''Kami sampaikan terima kasih kepada semua mitra PeduliLindungi yang turut aktif berkolaborasi membantu pemerintah dalam mempercepat penanggulangan pandemi Covid-19,'' kata Staf Ahli Menteri bidang Teknologi Kesehatan, Setiaji, beberapa waktu lalu
Aplikasi PeduliLindungi telah banyak berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menyediakan fitur-fitur terkait Covid-19 secara masif. Seperti layanan telemedisin, identifikasi status vaksinasi perjalanan, konsultasi dokter online, sertifikat vaksin internasional, hingga scan QR code di ruang publik.
Seiring dengan menurunnya kasus positif Covid-19, masih ada peran dan juga kontribusi para mitra PeduliLindungi di dalamnya. Tidak bisa dipungkiri bahwa kolaborasi selama ini telah membantu pemerintah terutama dalam mengendalikan pandemi Covid-19.
Setiaji berharap kolaborasi tersebut tetap berlanjut dan semakin meluas pada masa transisi, sehingga PeduliLindungi menjadi aplikasi kesehatan bagi masyarakat, yang tidak hanya untuk penanggulangan Covid-19 tetapi juga untuk layanan kesehatan lainnya.
IBF Special Award menjadi penghargaan yang ketiga diraih PeduliLindungi di tahun 2022. Setelah sebelumnya meraih predikat GDI Best pada Good Design Indonesia (GDI) 2022, dan Top Inovasi Pelayanan Publik pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2022.(*)
Baca Juga: Sempat Tumbang Lagi Kamis Siang, Aplikasi PeduliLindungi Sudah Normal
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Tahan Imbang Spanyol, Pelatih Tanjung Verde Sampaikan Ultimatum
-
6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
-
Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua
-
Ragam Tradisi Sambut Tahun Baru Islam di Berbagai Daerah
-
Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam 1448 H di Jakarta
-
Musikal Hell's Kitchen Pentas Juli, Intip Deretan Pemain Penuh Bintang
-
Wamentan Sudaryono Bantah Kabur saat Dialog di UGM, Sebut Keluar karena Alasan Keamanan
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery
-
Lampu Hijau, Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery
-
Kisah Haru di Balik Air Mata Vozinha, Kiper Cape Verde Peraih Man of the Match Kontra Spanyol