KARAWANG - Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Karawang menyatakan pemeriksaan terkait kasus fee 5 persen pokok pikiran (Pokir) telah selesai. Hal ini dikatakan Kepala Kejari Karawang, Martha Parulina Berliana.
Meski sudah dinyatakan selesai, Martha mengatakan, bahwa hingga kini penyidik belum bisa memastikan kasus ini bisa dilanjut atau tidak. Pasalnya tidak akan ada lagi pemanggilan terhadap sejumlah pihak.
Pihaknya pun kini tengah fokus untuk melengkapi berkas-berkas kesimpulan dari pemeriksaan yang dilakukan sebelumnya. Terkait hasil, Martha mengungkapkan akan menyampaikannya setelah semuanya lengkap.
"Pemeriksaan sudah selesai dan tidak ada pemanggilan lagi. Hasilnya seperti apa kami masih harus melengkapi berkas kesimpulan pemeriksaan. Nanti setelah semua siap akan kami sampaikan ke masyarakat," ujarnya, Senin (26/9/2022).
Dia menerangkan, pemeriksaan yang dilakukan penyidik yakni memanggil sejumlah orang yang diduga mengetahui terkait kasus proyek pokir DPRD Kabupaten Karawang.
Adapun yang diperiksa mulai dari anggota DPRD, sekretariat dewan, pejabat di lingkungan dinas hingga para kontraktor.
"Semua sudah kami periksa sesuai porsi masing-masing," katanya mengutip dari jabar.inews.id.
Martha mengatakan, pelaksanaan kegiatan pokir baik di DPRD ataupun dinas-dinas harus diubah. Dia meminta agar ke depan pokir lebih mengutamakan mekanisme lelang atau kalaupun penunjukan langsung atau PL harus melalui online.
"Jangan seperti sekarang ini PL dilakukan secara manual. Harus menggunakan sistem online hingga potensi korupsinya semakin kecil," terangnya.
Baca Juga: WAGs Timnas Inggris Nonton Piala Dunia 2022 Qatar dari Kapal Pesiar Seharga Rp 16 Triliun
Selama menangani kasus pokir di Karawang ada sejumlah hal yang harus diperbaiki. Hal utama yaitu porsi antara penunjukan langsung dan lelang lebih banyak penunjukan langsung. Oleh karena itu dia meminta agar proyek pokir harus lebih banyak dilaksanakan secara lelang.
"Harus diubah caranya biar semua kebagian. Kalau pakai cara yang sekarang menutup akses pihak (pemborong) lain," pungkas Martha. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
Terkini
-
4 Pasangan Shio Paling Cocok, Hubungan Langgeng dan Jauh dari Drama
-
Bau Busuk Tak Menghalangi, Ali Setia Berjualan di Pasar Induk Kramat Jati
-
Jalan Poros Pamanjengan Moncongloe Rusak Parah, Gubernur Sulsel Ambil Tindakan Ini
-
Lipstik OMG yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang Nomor Berapa? Ini 5 Rekomendasinya
-
Geger Siang Bolong! Jasad Pria Tertelungkup di Aliran Air Dangkal Warudoyong Sukabumi
-
Pelembap Apa yang Bagus untuk Kulit Kendur? Ini 5 Rekomendasinya agar Wajah Kencang
-
Sunan Kalijaga Soal Perceraian Salmafina Sunan yang Kembali Disorot: Se-Indonesia Sudah Tahu
-
Prajurit TNI Gugur Kena Serangan Israel, Komisi I Minta Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Lebanon
-
5 Mobil yang Paling Cocok Buat Orang yang Malas Ganti Oli, Mulai Rp60 Jutaan
-
4 Sunscreen dengan Allantoin, Solusi Perlindungan UV untuk Kulit Meradang