/
Kamis, 06 Oktober 2022 | 19:57 WIB
Umuh Muchtar (Suara.com/Aminuddin)

PURWASUKA- Umuh Muchtar, Komisaris Persib Bandung tidak setuju jika sepak bola dibubarkan buntut dari peristiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. 

Umuh Muchtar justru setuju jika sepak bola diberhentikan sementara sebagai bentuk penghormatan para korban. 

“Kalau sekelompok orang ada yang bilang stop sepak bola,bubarkan PSSI. Iya saya tidak setuju, tidak layak juga harus dibubarkan,” kata Umuh Muchtar, Bandung, Rabu, 5 Oktober 2022. 

“Kalau sepak bola berhenti sementara iya enggak apa-apa untuk menghormati korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan,” sambung dia.  

Dirinya sangat yakin pecinta sepak bola di Indonesia tetap berharap sepak bola berjalan lagi. Hanya saja, perlu banyak pembenahan dan saling intropeksi dari semua pihak.
“Sekarang sepak bola dihentikan dulu ya tidak apa-apa untuk sementara.Insyaallah ke depan akan lebih baik, ambil hikmahnya dan berharap peristiwa kemarin tidak akan terjadi lagi,” harap dia. 

“Dan yang harus diingat sesama suporter diharapkan bersatu. Jangan saling membenci antar suporter klub sepak bola. Kalah menang tetap harus suportif, inilah olah raga sepak bola,” tambah dia. 

Stop Saling Menyalahkan 

Disamping itu, Komisaris Persib Bandung pun meminta semua pihak tidak saling menyalahkan dalam peristiwa kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. 

Menurutnya, hal yang harus dilakukan semua pihak adalah mencari jalan keluar agar kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur tak terulang lagi ke depannya. 

Baca Juga: Waspada Hujan Lebat Disertai Kilat Dan Angin Kencang di Jabodetabek

“Itu kan musibah, kita semua bersedih. Memang sangat bersedih dan saya mengucapkan belasungkawa untuk para korban yang meninggal dunia,” kata dia.

“Saya sangat berharap ke depan semoga peristiwa ini tidak akan terjadi lagi. Tolong sekarang berhenti saling menyalahkan, siapa salah siapa salah. Lebih baik mencari jalan keluarnya, karena nasi sudah menjadi bubur,” sambung dia. ***

Load More