PURWASUKA- Potensi cuaca ekstrem di wilayah Indonesia masih akan berlanjut selama sepekan kedepan yakni, 15 sampai 21 Oktober 2022.
Cuaca ekstrem tersebut kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, bakal berpengaruh terhadap potensi awan cumulonimbus, gelombang hingga pasang di Indonesia.
“Untuk potensi awan cumulonimbus akibat cuaca ekstrem diprediksikan akan muncul dengan persentase cakupan spasial maksimum antara 50-75% (OCNL atau Occasional) selama 7 hari kedepan,” kata Dwikorita Karnawati dalam siaran pers diterima PURWASUKA, Bandung, Senin, 17 Oktober 2022.
Awan cumulonimbus tersebut diprediksi muncul di sebagian kecil wilayah di Indonesia, diantaranya:
1. Aceh
2. Sumatera Utara
3. Riau
4. Kepulauan Riau
5. Sumatera Barat
6. Jambi
7. Bengkulu
8. Sumatera Selatan
9. Bangka Belitung
10. Lampung
11. Laut Cina Selatan
12. Samudera Hindia Barat Sumatera
13. Banten
14. Jawa Barat
15. Jawa Tengah
16. Jawa Timur
17. Samudera Hindia Selatan Jawa sampai dengan Bali
18. Laut Jawa
19. Kalimantan Barat
20. Kalimantan Tengah
21. Kalimantan Selatan
22. Kalimantan Timur
23. Kalimantan Utara
24. Selat Makassar
25. Laut Sulawesi
26. Sulawesi Barat
27. Sulawesi Selatan
28. Sulawesi Tenggara
29. Sulawesi Tengah
30. Sulawesi Utara
31. Gorontalo
32. Nusa Tenggara Barat (NTB)
33. Laut Flores
34. Laut Sawu
35. Maluku
36. Laut Banda
37. Laut Seram
38. Laut Arafura
39. Papua Barat
40. Samudera Pasifik Utara Papua dan Teluk Cendrawasih
41. Sebagian: Laut Andaman, Selat Malaka, Selat Sunda dan Papua.
Sementara potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Indonesia diprediksikan terjadi mulai 15 sampai 21 Oktober 2022.
Gelombang tinggi 2,5 sampai 4,0 meter berpotensi terjadi di beberapa wilayah diantaranya:
1. Laut Natuna Utara
2. Perairan Kepulauan Natuna
3. Perairan Utara Sabang
4. Perairan barat Aceh
5. Perairan Barat Kepulauan Nias
6. Perairan Pulau Enggano hingga Bengkulu
7. Perairan Barat Lampung
8. Samudra Hindia Barat Sumatra
9. Selat Sunda bagian Barat dan Selatan
10. Perairan Selatan Banten hingga Jawa Timur
11. Selat Bali sampai Lombok hingga Alas bagian selatan
12. Perairan Selatan Bali hingga Pulau Sumba
13. Samudra Hindia Selatan Banten hingga Pulau Sumba ***
Sumber:
BMKG Pusat
Baca Juga: Inul Daratista Bantah Kecewa hingga Tak Bersimpati Usai Lesti Kejora Cabut Laporan KDRT Rizky Billar
Berita Terkait
-
BMKG Hari ini: Waspada Cuaca Ekstrem di Sebagian Wilayah Jawa Barat
-
BMKG: Cuaca Ekstrem Bakal Melanda Indonesia Selama Sepekan Kedepan
-
Siaga Cuaca Ekstrem di Sebagian Wilayah Jawa Barat, Simak Dimana Saja
-
BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah pada 16-18 Oktober 2022
-
Cuaca Ekstrem Awal Musim Hujan di Jatim, BPBD Madiun: Waspadai Potensi Bencana Hidrometeorologi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
-
Drama Kejar-kejaran Begal di Pasuruan, Wanita Bercelurit Tertangkap Usai Dikepung Polisi
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?