PURWASUKA– Yod Mintaraga, anggota DPRD Jawa Barat Daerah Pemilihan (Dapil) XV Kabupaten dan Kota Tasikmalaya asal Partai Golkar banyak menerima aspirasi terutama keluhan dari masyarakat saat melakukan reses di 8 titik.
Yod Mintaraga menuturkan, kemarin reses di 8 titik di Daerah Pemilihan (Dapil) 15 Kabupaten dan Kota Tasikmalaya diantaranya; Kecamatan Cikalong, Pancatengah, Cikatomas, Karangjaya, Jamanis, Mangunreja dan kecamatan lainnya.
“Reses pertama saya mendatangi Kecamatan Cikalong dan seterusnya. Saya banyak mendatangi daerah pedesaan termasuk masyarakat di lingkungan pondok pesantren. Dalam reses saya juga membagika sembilan bahan pokok,” tutur Yod Mintaraga Bandung, Selasa, 15 November 2022.
Selama reses di 8 titik tersebut kata Yod Mintaraga, dirinya banyak menerima aspirasi terlebih keluhan dari masyarakat. Hal yang banyak dikeluhkan masyarakat yakni, soal infrastruktur jalan yang banyak rusak dan penerangan di beberapa ruas jalan.
“Pada umumnya masyarakat banyak mengeluhkan soal kondisi infrastruktur jalan yang banyak belum baik. Masih banyak jalan yang perlu diperhatikan. Apalagi Dapil 15 terdapat daerah calon otonomi baru di Tasikmalaya Selatan di Karangnuggal,” kata politisi senior asal Partai Golkar.
“Keluhan di reses enggak akan jauh yang banyak dikeluhka itu soal infrastruktur jalan. Terkadang jalan sudah bagus, taou rusak di bagian penerangan jalan umumnya. Memang ada beberapa penerangan yang rusak di beberapa ruas jalan di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya. Apalagi di daerah tertentu (rawan kecelakaan atau kejahatan) penerangan sangat diperlukan,” sambung dia.
Selain itu, masyarakat pun banyak mengeluhkan soal sulitnya mengakses layanan kesehatan. Masyarakat di pedesaan mengeluhkan jauhnya akses ke rumah sakit umum. Salah satunya di Kecamatan Karangnuggal yang menjadi daerah calon otonomi baru.
“Di wilayah tersebut tidak ada rumah sakit umum, sehingga masyarakat harus ke Ibu Kota Tasikmalaya, Singaparna untuk mengakses layanan kesehatan,” ungkap dia.
Masyarakat pun banyak mengeluhkan soal pasar, terminal dan pelayanan dasar untuk masyarakat yang masih harus diperhatikan pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota.
Baca Juga: Berulang Tahun ke 25 Tahun, Dinda Hauw: Sampai Aku Tidak Tahu Harus Berkata Bagaimana
“Untuk keluhan naiknya harga sembako bagi masyarakat umum, atau langkanya pupuk bagi para petani tidak terlalu banyak dikeluhkan masyarakat. Masyarakat pada intinya memang ingin mendapatkan sembako atau pupuk murah, dan terutamanya barangnya ada atau mudah didapatkan, itu yang paling penting,” tegas dia.
Sementara keluhan masyarakat di kalangan pondok pesantren tambah dia, banyak mengeluhkan soal kurangnya ruang belajar atau kobong, Bantuan Pendidikan Menengah Universal atau BPMU.
“Di lingkungan pondok pesantren, mereka selalu mengeluhkan soal kobong, dan mempertanyakan realisasi BPMU untuk MA yang memang tidak bisa direalisasikan di 2022,” tambah dia. ***
Berita Terkait
-
Golkar Terjemahkan 'Jatah' Prabowo yang Disampaikan Jokowi: Cari Pemimpin yang Punya Komitmen Kebangsaan
-
Tak Yakin Jokowi Kasih Sinyal Dukung Prabowo di 2024, Golkar Cemburu?
-
Terkait Penunjukkan Cheka Virgowansyah, Yod Mintaraga Berharap Kemendagri Dengar Aspirasi Masyarakat Tasikmalaya
-
Cheka Virgowansyah Resmi Dilantik Jadi Pj Wali Kota Tasikmalaya, Begini Kata Yod Mintaraga
-
Yod Mintaraga Berharap Pj Wali Kota Tasikmalaya yang Ditunjuk Pemerintah Pusat Amanah dan Berintegritas
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah