PURWASUKA–– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat mencatat, total gempa bumi susulan dari gempa utama magnitude 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jabar per hari ini (Jumat, 16 Desember 2022) 419 aftershock.
BMKG mencatat ada peningkatan gempa susulan pada Selasa, 13 Desember 2022 yakni, 7 kali. Namun setelahnya, aftershock mulai semakin mengecil, hanya 2 atau 1 kali aftershock setiap harinya.
Sementara sebelumnya, data BMKG Jawa Barat menunjukkan gempa susulan atau aftershock semakin mengecil per 21 November hingga 2 Desember 2022.
Setelahnya, gempa susulan tercatat mengalami penurunan dan peningkatan namun tak sampai 10 kali dalam satu hari.
Tercatat, gempa susulan dari gempa utama magnitude 5,6 di Kabupaten Cianjur per 21 November 2022 sebanyak 104. Pada 22 November 2022, tercatat 55 aftershock.
Kemudian masih dari data BMKG Jawa Barat, menunjukkan gempa susulan pada 23 November 2022 sebanyak 20 kali. Pada 24 November 2022 aftershock berjumlah 35.
Lalu di 25 November 2022 tercatat 37 aftershock, di 26 November 2022 sebanyak 18 kali. Kemudian di 27 November 2022 tercatat 25, dan di 28 November 2022, 19 kali.
Pada 29 November 2022, aftershock sebanyak 23 kali, di 30 November 2022 sebanyak 12 kali, di 1 Desember 2022 sebanyak 15 kali, dan 2 Desember 2022 sebanyak 13 kali.
Masuk ke 3 Desember 2022, aftershock tercatat hanya 4 kali, di 4 Desember naik menjadi 6 kali aftershock, dan 5 Desember tercatat 3 aftershock.
Baca Juga: SIM Keliling Purwakarta 16 Desember 2022, Ada di Tempat Ini
Enam (6) Desember 6 gempa susulan, 7 Desember 3 gempa susulan, 8 Desember naik menjadi 8 gempa susulan.
Pada 9 Desember tercatat bertambah yakni, 2 aftershock. Kemudian 11 Desember 2022 aftershock 2 kali.
Pada Senin, 12 Desember 2022 aftershock nihil, dan di Selasa, 13 Desember 2022 ada peningkatan cukup signikan yakni 7 kali aftershock.
Rabu, 14 Desember 2022 gempa susulan hanya 1 kali, dan Kamis 15 Desember 2022 hanya 2 kali aftershock. Sedangkan hari ini (Jumat, 16 Desember 2022) aftershock tercatat 1 kali.
Selain itu, berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Jabar tercatat gempa susulan tertinggi magnitude 4,3 dan terkecil magnitude 1,0. ***
Berita Terkait
-
Gempa Magnitudo 4,1 Mengguncang Sumur Banten, Berikut Penjelasan BMKG
-
Gempa Magnitudo 3,9 Mengguncang Kabupaten Sukabumi
-
Gempa Susulan di Cianjur Tercatat 415, Ada Peningkatan Aftershock
-
Penjelasan BMKG Terkait Gempa Magnitudo 4,0 di Pangandaran
-
Gempa Susulan di Cianjur Tercatat 409 Per Selasa 13 Desember 2022
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali