PURWASUKA - Pengadilan Agama Kabupaten Subang mencatat ada 12 pasangan suami istri yang bercerai setiap harinya. Akibatnya jumlah janda dan duda di Kabupaten Subang meningkat setiap tahunnya.
Panitera Pengadilan Agama Subang, Ahmad F menerangkan, fenomena perceraian ini sudah berlangsung selama dua tahun terakhir. Faktor ekonomi menjadi alasan utama pasangan suami istri di Kabupaten Subang bercerai.
Jika dijumlahkan, Januari hingga Desember 2022 jumlah perkara cerai yang tercatat sebanyak 4.299 kasus. Jumlah ini terdiri atas, 3.255 cerai gugat dan 1.074 cerai talak.
“Ada 4.299 perkara jika melihat dari data,” ucapnya, Kamis (22/12/2022).
Dia menerangkan, jumlah tersebut mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yakni 4.295 kasus.
“Tahun 2021, untuk Cerai Gugat ada 3.145 perkara, dan Cerai Talak 1.150 perkara,” terang Ahmad.
Ahmad menerangkan, selain soal ekonomi ada sejumlah faktor lainnya yang menyebabkan tingginya tingkat perceraian di Kabupaten Subang.
“Penyebab faktor ekonomi mendominasi sebanyak 1.908, perselisihan dan pertengkaran terus menerus sebanyak 1.821 dan meninggalkan satu pihak sebanyak 166,” katanya mengutip dari Pasundan.jabarekspres.com.
Sementara itu, seorang buruh pabrik di Subang bernama Lidya (25) mengaku, memutuskan untuk bercerai lantaran tak diberi nafkah.
Baca Juga: Lewat Kolaborasi, Transisi Energi Bisa Berjalan Mulus
Diterangkannya, dirinya terpaksa banting tulang mencari penghasilan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Sedangkan suaminya tidak bekerja.
“Banyak juga temen temen saya yang bercerai dan jadi Janda di Subang. Istri mana yang mau kalau suaminya di rumah saja, sedangkan kita bekerja,” katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!