PURWASUKA - Pelatih Timnas Singapura, Takayuki Nishigaya tak sepenuhnya kecewa tim didikannya gagal lolos semifinal Piala AFF 2022. Itu terjadi karena menurutnya Faris Ramli cs telah mengalami peningkatan dan berpotensi terus berkembang.
Diketahui, Singapura sendiri gagal lolos semifinal Piala AFF 2022 usai kalah telak dari Malaysia dengan skor 1-4. Itu terjadi pada 3 Januari 2023 malam WIB.
Hasil tersebut membuat Timnas Singapura gagal melaju ke babak semifinal Piala AFF 2022, setelah menempati posisi ketiga di klasemen akhir Grup B. Malaysia keluar sebagai runner-up dan menemani Vietnam ke babak selanjutnya.
Meski gagal melaju ke babak selanjutnya, tetapi Nishigaya mengakui Timnas Singapura memiliki potensi untuk jauh lebih berkembang. Ia pun menerima kekalahan tersebut dan memberikan selamat kepada Malaysia dan mendoakan yang terbaik di semifinal.
"Sulit bermain di sini, tetapi ada banyak ruang untuk perbaikan bagi mereka karena mereka memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh. Bagaimana pun, selamat Malaysia dan saya berharap yang terbaik untuk mereka di tahap selanjutnya," kata Nishigaya dikutip dari Bernama, Rabu (4/1/2023).
Sebagai informasi, Timnas Singapura pernah disingkirkan oleh Malaysia di Piala AFF 2014. Kala itu, The Lions harus menyerah dengan skor 1-3 di pertandingan terakhir Grup B dan membuat Malaysia keluar sebagai runner-up.
Kali ini di Piala AFF 2022 Malaysia kembali keluar sebagai runner-up grup. Sementara juara Grup B dikuasai oleh Vietnam.
Nantinya, Malaysia sendiri akan berhadapan dengan Juara Grup A yakni Thailand. Untuk jadwalnya, akan berlangsung pada 7 Januari 2023 mendatang.***
Baca Juga: Paling Dicari! Ini 3 Rekomendasi Cushion Murah dan Tahan Lama
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Belum Punya Riwayat Kredit? Kini Peluang Dapat Pembiayaan Bisa Lebih Besar Berkat Data Digital
-
Misteri Kamar 402: Ekspedisi Horor Tim Live Streaming di Rumah Sakit Korea
-
Tepis Isu Perang Institusi, Komjak: Rumah Jampidsus Digeledah Bukan Sinyal Konflik Jaksa dan Polri
-
Purbaya: APBN Tak Bisa Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan
-
Ogah Sesumbar, Spanyol Fokus Lawan Belgia Sebelum Bicara Semifinal Piala Dunia 2026
-
Limbah Jahe Selama Ini Banyak Terbuang, Bagaimana Peneliti BRINDiubah Menjadi Sumber Energi Bersih?
-
Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional
-
Siasat Sembunyikan Aset? KPK Duga Rumah Mewah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Gunakan Nominee
-
Apa Itu Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut? Siap Dibangun di Nusa Penida Bali
-
Airlangga Ungkap Alasan Bali Dipilih Jadi Pusat Finansial Internasional, Jakarta dan Batam Tersisih