/
Minggu, 08 Januari 2023 | 17:03 WIB
Ilustrasi mainan lato-lato. (Instagram.com/@produksimainan.id)

PURWASUKA - Mainan lato-lato saat ini sedang digemari anak-anak hampir di seluruh daerah di Indonesia, termasuk juga di Kabupaten Purwakarta.

Namun di sejumlah sekolah di beberapa daerah di Indonesia melarang siswanya membawa mainan ini ke sekolah. Tapi di Kabupaten Purwakarta, Dinas Pendidikan memperbolehkan lato-lato ini dibawa ke sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Purwanto mengatakan, pihaknya tidak melarang mainan lato-lato dibawa ke sekolah.

Menurutnya, lato-lato ini merupakan mainan tradisional. Akan tetapi, ada catatan terkait kelonggaran membawa lato-lato ke sekolah.
 
"Kenapa harus dilarang? Latto-latto itukan permainan tradisional," katanya, Minggu (8/1/2023).
 
Purwanto mengatakan, lato-lato hanya boleh dimainkan pada saat jam istirahat. Sedangkan pada saat kegiatan belajar mengajar dilarang dimainkan.

Tak hanya itu saja, dia pun meminta siswa yang memainkan lato-lato harus memperhatikan keamanannya. Jangan sampai mainan ini melukai siswa lainnya.

"Jadi tidak ada larangan. Namun, tetap harus hati-hati memainkannya," katanya.

Lato-lato, sambungnya adalah permainan yang baik bagi tumbuh kembang siswa pada masa kanak-kanak. Hal ini karena mainan lato-lato menguji ketangkasan serta mengasah konsentrasi anak.

Menurutnya, anak yang mahir bermain lato-lato memiliki daya fokus yang bagus.
 
Sementara itu, Ayu Ramdhani pelajar kelas 4 SDN 1 Bunder Kecamatan Jatiluhur, mengatakan, dirinya hendak membawa lato-lato ke sekolah. Lantaran, saat ini lato-lato sedang musim.
 
"Kalau diizinkan, mau membawa. Mau pamer ke temen-temen kalau saya bisa main lato-lato," katanya mengutip dari Lensapurwakarta.com.

Baca Juga: Ibu Eny Dievakuasi, Tiko Tak Lagi Menghuni Rumah Mewah Terbengkalai, Tapi Pos Satpam

Load More