PURWASUKA - Mainan lato-lato saat ini sedang digemari anak-anak hampir di seluruh daerah di Indonesia, termasuk juga di Kabupaten Purwakarta.
Namun di sejumlah sekolah di beberapa daerah di Indonesia melarang siswanya membawa mainan ini ke sekolah. Tapi di Kabupaten Purwakarta, Dinas Pendidikan memperbolehkan lato-lato ini dibawa ke sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Purwanto mengatakan, pihaknya tidak melarang mainan lato-lato dibawa ke sekolah.
Menurutnya, lato-lato ini merupakan mainan tradisional. Akan tetapi, ada catatan terkait kelonggaran membawa lato-lato ke sekolah.
"Kenapa harus dilarang? Latto-latto itukan permainan tradisional," katanya, Minggu (8/1/2023).
Purwanto mengatakan, lato-lato hanya boleh dimainkan pada saat jam istirahat. Sedangkan pada saat kegiatan belajar mengajar dilarang dimainkan.
Tak hanya itu saja, dia pun meminta siswa yang memainkan lato-lato harus memperhatikan keamanannya. Jangan sampai mainan ini melukai siswa lainnya.
"Jadi tidak ada larangan. Namun, tetap harus hati-hati memainkannya," katanya.
Lato-lato, sambungnya adalah permainan yang baik bagi tumbuh kembang siswa pada masa kanak-kanak. Hal ini karena mainan lato-lato menguji ketangkasan serta mengasah konsentrasi anak.
Menurutnya, anak yang mahir bermain lato-lato memiliki daya fokus yang bagus.
Sementara itu, Ayu Ramdhani pelajar kelas 4 SDN 1 Bunder Kecamatan Jatiluhur, mengatakan, dirinya hendak membawa lato-lato ke sekolah. Lantaran, saat ini lato-lato sedang musim.
"Kalau diizinkan, mau membawa. Mau pamer ke temen-temen kalau saya bisa main lato-lato," katanya mengutip dari Lensapurwakarta.com.
Baca Juga: Ibu Eny Dievakuasi, Tiko Tak Lagi Menghuni Rumah Mewah Terbengkalai, Tapi Pos Satpam
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Detoks Digital: Cara Jitu Menghilangkan Kecemasan Akibat Godaan Promo Online
-
Mahasiswa Gelar Aksi Hari Ini, Ini 5 Tips Keamanan dari Melanie Subono agar Tetap Aman dari Oknum
-
Ketika Kampus Negeri Tak Lagi Ramah bagi Kelas Menengah
-
Kenapa Weton Tulang Wangi Tidak Boleh Keluar saat Malam 1 Suro? Ahli Spiritual Beri Peringatan!
-
Gegara Bau Asap, Perokok Mulai Berbondong-bondong Gunakan Vape
-
BRI Soroti Kredit Tumbuh 9,98% di Tengah Dinamika Pasar Modal
-
Potensi Chaos di Depan Mata? Sosiolog UGM Soroti Krisis Kepercayaan pada Negara
-
Nova Arianto Pasang Badan untuk Mathew Baker Usai Timnas U-19 Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
IHSG Tembus Level 6.000 Lagi, Saham BUMI dan BRMS Diburu Investor