PURWASUKA - Desa Mulyasari di Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang setiap tahun diterjang banjir. Salah satu upaya untuk mencegah, banjir datang setiap tahun perlu dibangun embung.
Pemerintah Kabupaten Subang pun berupaya mendorong Kementerian PUPR agar membangun embung di Mulyasari Bobos dan Rancahilir. Keberadaan embung ini diyakni bisa menampung air hujan yang sehingga tidak menyebabkan banjir.
Asisten Daerah (Asda) 1, Pemkab Subang, Rahmat Efendi mengatakan, Bupati Subang sudah berupaya mendorong pemerintah pusat agar segera membangun embung di lokasi banjir tahunan itu.
Sambungnya, bahkan tanah dan proses perencanaannya sudah lengkap tinggal kemudian menunggu pengerjaan oleh Kementrian PUPR.
"Kang Jimat selaku Bupati Subang akan mendorong kembali kementerian PUPR untuk segera membangun embung-embung di wilayah tersebut untuk mengendalikan banjir yang kerap terjadi," ucapnya.
Dia menerangkan, banjir ini terjadi setiap tahun terlebih ketika musim puncak musim hujan. Banjir ini akibat dari luapan ari dari Sungai Cigadung yang melewati Desa Bobos di hulu, Desa Rancahilir, Desa Mulyasari hingga bermuara di sungai Cipunegara mengalami luapan.
Disebutkannya, Ketinggian air banjir sekitar 25 centimeter hingga 65 centimeter. Akibatnya, sebanyak 359 kepala keluarga terdampak karena rumahnya terendam air banjir, kerugian pun ditaksir mencapai Rp120 juta.
Banjir juga terjadi di desa Anggasari, Kecamatan Sukasari. Khusus desa Mulyasari terjadi pengungsian masyarakat di flyover Pamanukan. Oleh karena itu Bupati Subang memerintahkan Asda 1 untuk segera berkoordinasi dengan BPBD, Dinsos, Camat Pamanukan, para Kades, para Kadus dan Muspika Pamanukan.
"Untuk memenuhi kebutuhan logistik, kita telah memberikam 100 paket nasi bungkus, kue dan air mineral dari donatur untuk warga yang mengungsi. Selain itu Puskesmas Pamanukan juga telah melakukan pemeriksaan kesehatan para pengungsi," ucap Rahmat mengutip dari Tintahijau.com.
Baca Juga: Dua Hari Warga Banyuwangi Berjibaku Diterjang Banjir, Rumah Dua Lantai Sampai Ambruk
Dalam rangka meringankan beban para pengungsi Kades Mulyasari beserta Camat Pamanukan mengajukan permohonan bantuan logistik ke Baznas berupa beras dan mie instan. Baznas pun berjanji akan segera bergerak memberikan bantuan ke lokasi banjir khususnya di desa Mulyasari.
Pemerintah Kabupaten Subang telah bekerja terpadu dengan Dinas Sosial yang telah memberikan bantuan logistiknya dan BPBD yang telah melakukan supervisi serta terus memonitoring kondisi wilayah sekitar. Saat ini camat Pamanukan beserta Muspika dan Kades Mulyasari terus melakukan pendampingan khususnya kepada para pengungsi yang ada di flyover Pamanukan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'