PURWASUKA - Madura United kembali gagal meraih poin penuh pada pekan ke-26 BRI Liga 1 2022/2023 saat menghadapi tuan rumah Bhayangkara FC di Stadion Wibawa Mukti Cikarang Bekasi, Senin (20/2/2023) kemarin.
Madura United harus mengakui keunggulan Bhayangkara FC dengan skor telak 0-4. Pelatih Madura United, Fabio Araujo Lefundes menyebut kekalahan yang diderita timnya merupakan buah dari kesalahan sendiri yang dilakukan pemain.
Secara permainan, dia mengatakan apa yang ditunjukkan Reva Adi dkk di lapangan sebenernya sudah cukup bagus.
Hanya saja beberapa kali kelengahan yang dilakukan pemainnya harus dibayar mahal.
“Kita memulai pertandingan dengan baik dan kita lihat apa yang terjadi di pertandingan apakah bisa berikan hasil positif buat kita. Tapi kita kemasukan dari kesalahan kita sendiri,” ungkap pelatih berusia 50 tahun itu.
Pasca kecolongan gol dari lawan, Fabio Lefundes mengubah skema permainan tim dengan menyuntikkan beberapa tenaga baru untuk memberi perubahan pada permainan Madura United.
Namun, perubahan yang dilakukan gagal membuahkan hasil positif. Dia menyebut Bhayangkara FC memang layak memenangkan pertandingan karena bermain lebih efektif ketimbang Madura United.
“Kita mencoba membuat beberapa hal untuk melakukan pergantian dalam permainan. Tetapi kita tidak sukses dan mereka lebih dari kita dalam pertandingan. Mereka pantas memenangkan pertandingan,” jelasnya.
Kekalahan dari Bhayangkara FC membuat Madura United gagal memetik kemenangan dalam dua laga beruntun. Hal itu membuat posisi mereka di papan atas klasemen mulai rentan tergusur oleh tim-tim lain.
Baca Juga: Dituduh Ketikung Gadis Desa, Mawar AFI: Apakah Saya Merasa Ketikung?
Akan tetapi Fabio Lefundes masih tetap optimistis timnya dapat melewati masa sulit dan berupaya memaksimalkan beberapa pertandingan di sisa kompetisi musim ini.
“Kami punya tim pengalaman dengan pemain pengalaman juga. Jadi pemain pengalaman sudah pernah melewati itu (masa sulit) semua,” tegas eks asisten pelatih klub asal Brasil, Botafogo itu.***
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
-
Gandus Geger, Siswi SD Ditemukan Trauma, Diduga Korban Kekerasan Seksual Driver Ojol
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Dituduh Aniaya ART, Erin Taulany Bongkar Bukti CCTV: Dia yang Kabur dan Langgar Privasi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office