/
Senin, 06 Maret 2023 | 10:17 WIB
Pelatih Manchester United, Erik Ten Hag. (Instagram @manchesterunited)

PURWASUKA - Pelatih Manchester United, Erik ten Hag marah besar usai timnya dibantai Liverpool di Liga Inggris 2022-2023. Pelatig ber passpor Belanda ini geram karena melihat perfoma The Reds Devils yang menurutnya tidak bisa ditoleransi saat babak kedua.

Ya, Manchester United sendiri dipermalukan Liverpool 7-0 di Anfield Stadium pada 5 Maret 2023 malam. Tujuh gol dari Liverpool masing-masing dicetak oleh Cody Gakpo (43',50'), Darwin Nunez (47', 75'), Mohamed Salah (66', 83') dan ditutup oleh gol Firmino (88').

Hasil tersebut menjadi catatan buruk bagi Erik ten Hag sekaligus jadi kekalahan terbesarnya sepanjang karier. Sementara untuk Man United, itu merupakan keklahan tujuh gol tanpa balas ketiga dari The Reds Devils setelah melawan Wolverhampton Wanderers (Desember 1931), Aston Villa (Desember 1930), dan Blackburn Rovers (April 1926).

Karena itu, Tentu Ten Hag murka atas penampilan buruk pasukannya, terutama di babak kedua. Apalagi Manchester United datang ke Anfield dengan kepala tegak usai mengangkat trofi Piala Liga Inggris 2022/2023. Menurut mantan pelatih Ajax amsterdam itu, kekalahan ini tidak dapat ditoleransi bagi Manchester United.

"Ya (marah), pasti, dan terkejut. Saya telah melihat tim kami dalam beberapa pekan dan bulan terakhir, sebuah tim yang benar-benar punya sikap menang. Di babak kedua, kami sama sekali tidak memiliki sikap menang," ujar Ten Hag dinukil dari laman resmi Manchester United, Senin (6/3/2023). 

"Saya katakan di ruang ganti, performa mereka tidak bisa diterima, jelas. Meski ini hanya satu pertandingan, kekalahan besar, tidak bisa diterima, dan terutama untuk fans kami, terutama melawan Liverpool," sambungnya. 

"Anda bisa kalah dalam pertandingan tetapi tidak dengan cara kami kalah di babak kedua. Di babak pertama, kami bermain sangat baik. Kami menciptakan peluang yang lebih baik dan kemudian membuat kesalahan organisasi," imbuh pelatih asal Belanda itu. 

"Babak kedua tidak profesional. Itu tidak bisa terjadi dan kami harus membicarakannya. Saya pikir kami bermain bagus di babak pertama tetapi babak kedua bukan kami. Bukan standar kami. Kami tidak bermain sebagai tim.".***

Baca Juga: Bikin Gempar! Harry Styles Unggah Foto, Akankah One Direction Kembali?

Load More