PURWASUKA - Gelaran Liga 1 2023-2024 akan diubah. Salah satu yang disorot tentu adalah regulasi soal pemain asing.
Salah satu hal yang menarik adalah penambahan pemain asing untuk kompetisi kasta teratas Indonesia tersebut, yakni menjadi lima pemain.
Saat tim Liga 1 diperbolehkan memiliki empat pemain asing, dengan tiga pemain bebas dari mana saja, dan satu wajib dari negara Asia.
Untuk musim 2023/24, rencananya setiap klub Liga 1 diperbolehkan untuk bebas mendaftarkan pemain asing. Hanya saja, tetap jumlah yang dimainkan terbatas.
Setiap klub hanya boleh memainkan maksimal empat pemain asing yang bebas dari negara mana saja, sementara plus satu khusus dari negara Asia Tenggara.
Aturan terkait kuota pemain asing ini belum disahkan, tapi sangat berpotensi diterapkan untuk musim mendatang yang rencananya digelar Juli.
Seperti diketahui, Liga 1 saat ini memakai regulasi pemain asing 3+1. Dengan rincian, tiga pemain asing non Asia dan satu pemain asing Asia.
Nah lalu wacana pun muncul soal penambahan regulasi pemain asing. Dalam sarasehan itu diputuskan setiap tim boleh mendaftarkan total 6 pemain asing dengan rincian 5 pemain asing non Asia Tenggara dan 1 pemain asing Asia Tenggara.
"Ini salah satu contoh bahwa diskusi yang terjadi kemarin sangat terbuka. Usulan PSSI adalah 4+1. Tapi ada masukan dari teman-teman di Liga 1 dimana susunan pemain asing berdasarkan AFC 5+1," kata Direktur PT PBB, Teddy Tjahjono dalam sesi konferensi pers.
Baca Juga: Bukan Cuma Kopi, 5 Minuman Ini Bisa Bantu Lawan Kantuk, Apa Saja?
Format Liga 1 2023-2024
Liga 1 musim mendatang bakal unik karena juara kompetisi tidak akan ditentukan langsung dari pucuk klasemen pada akhir kompetisi.
Empat tim teratas akan kembali diadu lewat sistem knock-out; posisi satu diadu dengan posisi empat, dua melawan tiga. Posisi satu dan dua dalam klasemen, akan berhak jadi tuan rumah.
Pemenan knock-out akan melaju ke final yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Sistem ini membuat pertandingan lebih banyak untuk empat tim teratas. Untuk fase awal, kompetisi akan tetap berjalan secara penuh double round-robin, atau kandang-tandang.
Teddy Tjahjono selaku direktur utama PT Persib Bandung Bermartabat menyatakan, bahwa format ini sudah disepakati oleh seluruh klub Liga 1 2022/23. Dari sebelumnya, ada wacarana untuk Liga 1 dibikin tiga wilayah.
"Semua perwakilan dari 18 klub, semua bersepakat untuk memilih opsi dua yaitu full kompetisi dengan adanya babak play-off untuk empat besar. Tentu saja ini suatu terobosan yang sangat menarik yang kami sangat apresiasi dari pengurus baru PSSI," beber Teddy.
“Tentunya dengan ini kita bisa melihat akan ada suatu pertandingan yang menarik di saat empat besar. Di mana itu akan terjadi suatu simulasi dan akan meningkatkan value dari kompetisi itu sendiri. Jadi kami sangat menunggu untuk dilaksanakannya format baru ini.".***
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Review Afire: Masterpiece Christian Petzold yang Penuh Subteks dan Emosi
-
Rachmat Gobel Wafat Tanpa Riwayat Penyakit, Putra: Kembali dalam Kondisi Paling Ideal
-
Oknum ASN Gresik Resmi Ditahan Usai Jual Mimpi Jadi PPPK Lewat SK Bodong
-
Prabowo: Jangan Lawan Kehendak Rakyat dengan Membiarkan Korupsi
-
Film Okay! Madam 2 Tayang 12 Agustus, Kapal Pesiar Jadi Medan Aksi Baru
-
Pajak Ecommerce Segera Berlaku, Siapa dan Apa yang Dipajaki?
-
5 Cara Sederhana Redakan Stres Kerja agar Tidak Burnout, Mudah Dilakukan!
-
Bukan Malas, Ini Alasan Logis Mengapa Generasi Sekarang Sulit Punya Rumah di Usia 25
-
JK di Pemakaman Rachmat Gobel: Kita Kehilangan Sosok yang Paham Masalah Bangsa
-
Menanti Duel Dua Generasi di Wimbledon 2026, Sanggupkah Novak Djokovic Redam Jannik Sinner?