PURWASUKA - Partai-partai yang berpotensi jadi rumah baru Dedi Mulyadi di Pemilu 2024 menarik kita ketahui.
Ya, Dedi Mulyadi sendiri dikabarkan mengundurkan diri dari Partai Golkar. Ini sebagaimana diketahui dalam surat pengunduran Dedi Mulyadi yang dikeluarkan pada 10 Mei 2023 lalu.
"Saya yang bertanda tangan dibawah ini. Nama: H. Dedi Mulyadi S.H.... Dengan ini menyatakan pengunduran diri saya sebagi anggota Partai Golongan Karya (Golkar) DPP Partai Golongan Karya." tulis dalam surat pengunduran diri Dedi Mulyadi.
"Demikian surat pengunduran ini saya sampaikan. Atas Perhatiannya diucapkan terimakasih." tutupnya.
Lantas, Bakal kemana Dedi Mulyadi Akan berlabuh di Pemilu 2024?
Partai-partai yang Berpotensi Jadi Rumah Baru Dedi Mulyadi
1. Partai Gerindra
Gerindra menjadi salah satu partai yang mungkin bisa menjadi rumah baru Dedi Mulyadi. Bukan tanpa alasan, itu terjadi karena di Partai Gerinda, sosoknya bisa menjadi calon Gubernur atau Wakil Gebernur di Jawa Barat.
Di Gerindra sendiri, saat ini belum ada nama yang mencuat di Cagub atau Cawagub Jabar selain Sudrajat. Bisa jadi ini kesempatan Dedi Mulyadi untuk berada di posisi tersebut. Apalagi, Gerindra sendiri di Pemilu sebelumnya jadi juaranya di Jabar.
Baca Juga: Resmi Daftarkan Caleg, Hasto PDIP Bawa Pesan Megawati Untuk KPU, Apa Isinya?
Dilansir dari banyak sumber, Gerindra berhasil menempati urutan teratas dalam daftar perolehan suara partai politik di Jawa Barat.
Gerindra mengungguli 15 partai politik lain dengan perolehan dukungan mencapai 4.320.050 suara. Di posisi kedua, PDIP menyusul dengan raihan 3.510.525 suara.
Apalagi, pada 2017 lalu saat Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat masih dipegang Mulyadi, sempat mempertimbangkang Dedi Mulyadi jadi Calon Gubernur Jabar. Ini tak lepas dari sepak terjanganya saat membangun Kabupaten Purwakarta.
“Track record Kang Dedi dalam memimpin Purwakarta ini bagus ya, beliau juga mengetahui seluk-beluk Jawa Barat. Nah, kemajuan di Purwakarta inilah yang saya kira harus ditularkan ke daerah lain di Jawa Barat,” jelas Mulyadi.
Selain itu, Mulyadi menuturkan bahwa hubungan personal antara Partai Gerindra dengan Dedi Mulyadi turut menjadi pertimbangan partai besutan Prabowo Subianto tersebut. Selama ini, Dedi memang dikenal dekat dengan pengurus dan kader Partai Gerindra baik tingkat lokal, regional, maupun nasional.
“Chemistry dengan Gerindra itu sudah lama dengan Kang Dedi ini. Jadi, sudah sefaham lah ya. Bluetooth-nya tinggal diaktifkan saja, semua tergantung Pak Prabowo,” tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan